PLN Tasikmalaya Tebang 100 Pohon dan Pangkas 130 Lainnya demi Jaringan Listrik Andal

Penulis: Teuku Fahreza  •  Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:24:01 WIB
PLN Tasikmalaya tebang 100 pohon dan pangkas 130 lainnya untuk jaga keandalan jaringan listrik.

ACEH — Manajemen PLN menyebut kegiatan ini sebagai bentuk implementasi nilai gotong royong Pancasila. Sebanyak 87 personel pemeliharaan dan 13 pengawas dikerahkan untuk menertibkan jarak aman vegetasi terhadap Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM).

Bukan Sekadar Tebang Pohon, Ada Pemasangan Sleeve hingga Cover Gardu

Dalam operasi yang berlangsung di wilayah dominasi vegetasi produktif dan nonproduktif itu, PLN juga memasang 15 protective sleeve pada titik rawan. Sebanyak 10 gardu distribusi menjalani pemeliharaan, dan 10 gardu lainnya diberi cover tambahan.

“Nilai-nilai Pancasila menjadi landasan dalam setiap langkah pelayanan PLN. Melalui program Payung Geulis, kami berupaya memastikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” ujar Manager PLN UP3 Tasikmalaya, Yudho Rahadianto, dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (9/6).

Mitigasi Risiko di Musim Cuaca Ekstrem

Program Payung Geulis sendiri merupakan akronim dari Pemeliharaan Penyulang Gempur Tuntas Kronis dan Sakit. Fokusnya adalah pemeliharaan preventif pada jaringan yang rawan gangguan, terutama saat cuaca ekstrem atau angin kencang yang bisa membuat dahan pohon menyentuh kabel.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan mengurangi potensi gangguan akibat binatang. Vegetasi yang rapi mempersempit akses hewan seperti monyet atau tupai yang kerap menjadi penyebab korsleting.

Dampak Langsung: Listrik Tetap Nyala saat Produktivitas Masyarakat Tinggi

“Hari Lahir Pancasila mengingatkan kita bahwa pembangunan bangsa membutuhkan kolaborasi. Melalui Payung Geulis, PLN menunjukkan komitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal,” ujar Sugeng.

Keandalan pasokan listrik di Tasikmalaya menjadi krusial karena menopang aktivitas industri kecil, pelayanan publik, dan perekonomian daerah. Dengan gangguan yang diminimalkan, masyarakat bisa beraktivitas tanpa khawatir pemadaman mendadak.

PLN menyatakan program serupa akan terus dijalankan secara berkala, tidak hanya saat momen hari besar. Langkah ini sekaligus menjawab keluhan warga yang kerap mengalami listrik padam akibat pohon tumbang atau ranting menyentuh kabel.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: mediasakti.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top