Pemprov Aceh Resmi Libatkan Forum Anak dalam Perumusan Kebijakan Daerah, Sekda: Bukan Sekadar Penerus, Tapi Bagian dari Hari Ini

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:57:31 WIB
Sekda Aceh M. Nasir melantik pengurus Forum Anak Tanah Rencong sebagai bagian dari perumusan kebijakan daerah.

BANDA ACEH — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, melantik pengurus Duek Pakat Forum Anak Tanah Rencong (FATAR) 2026 di Hotel Grand Nanggroe Aceh, Sabtu (20/6/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa anak-anak Aceh harus didengar langsung, bukan hanya dibicarakan dalam konteks hak mereka.

Suara Anak Jadi Bahan Pertimbangan Kebijakan

M. Nasir menyebut FATAR bukan sekadar ruang edukasi, melainkan wadah diskusi untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik. “Suara, gagasan, dan harapan kalian memiliki nilai yang sangat penting dalam pembangunan Aceh ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah tidak hanya ingin mendengar tentang hak anak, tetapi juga mendengar langsung dari anak. Ini menjadi langkah konkret untuk memastikan kebijakan daerah responsif terhadap kebutuhan generasi muda.

Peringatan soal Teknologi Digital: Belajar, Bukan Jadi Korban

Di tengah pesatnya digitalisasi, Sekda mengingatkan peserta untuk bijak memanfaatkan kemajuan teknologi. Ia berharap anak-anak Aceh menggunakan perangkat digital untuk belajar, berkarya, dan berprestasi, bukan justru menjadi korban dampak negatifnya.

Pesan ini disampaikan menyusul meningkatnya kasus perundungan siber dan kecanduan gawai di kalangan remaja di sejumlah daerah. Menurut M. Nasir, literasi digital harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perlindungan Anak

M. Nasir menekankan bahwa pemenuhan hak dan perlindungan anak adalah tanggung jawab kolektif. Sinergi harus terjalin dari lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, hingga pemerintah di semua tingkatan.

Ia memastikan setiap anak di Aceh berhak tumbuh sehat, mendapat pendidikan layak, terlindungi dari kekerasan, serta memiliki kesempatan setara untuk berkembang. “Saya percaya bahwa dari ruangan ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan Aceh,” pungkasnya.

Target: Rekomendasi Nyata untuk Aceh Ramah Anak

Dari forum Duek Pakat ini, M. Nasir berharap lahir gagasan strategis menuju Aceh yang lebih ramah anak, maju, dan bermartabat. Ia meminta peserta tidak ragu menyuarakan pendapat demi melahirkan rekomendasi yang aplikatif.

“Mungkin di antara kalian ada yang kelak menjadi guru, dokter, peneliti, pengusaha, ulama, bahkan pemimpin daerah dan pemimpin bangsa. Jangan pernah merasa usia kalian masih terlalu muda untuk berbuat baik dan membawa perubahan,” ujarnya menutup arahannya.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: noa.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top