BANDA ACEH — Bank Aceh Syariah memperkuat upaya perlindungan konsumen dengan meluncurkan kampanye literasi digital bertajuk “Cek Dulu Sebelum Percaya”. Kampanye ini dihadirkan dalam bentuk video pendek yang mengilustrasikan berbagai modus penipuan yang kerap menyasar nasabah.
Dalam salah satu video, Bank Aceh menggunakan analogi rumah untuk menjelaskan bahaya memberikan akses data pribadi kepada pihak tak dikenal. “Jika seseorang tidak akan mengizinkan orang asing masuk ke rumah, membuka lemari, atau melihat isi rumah hanya karena dijanjikan hadiah, maka seharusnya masyarakat juga tidak memberikan akses terhadap data pribadi dan rekening kepada orang yang tidak dikenal,” demikian narasi yang disampaikan dalam video tersebut.
Pendekatan ini dipilih agar pesan mudah dicerna oleh masyarakat luas, termasuk mereka yang baru pertama kali mengenal istilah phishing atau social engineering.
Bank Aceh mengedukasi masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap panggilan telepon, pesan singkat, atau tautan mencurigakan yang mengatasnamakan bank, keluarga, atau institusi resmi. Beberapa modus yang diangkat dalam kampanye meliputi:
Masyarakat diimbau untuk tidak pernah memberikan data pribadi, nomor kartu ATM, PIN, maupun kode One Time Password (OTP) kepada siapa pun. Pelaku penipuan, menurut Bank Aceh, umumnya memanfaatkan situasi ketika korban panik atau tergesa-gesa sehingga lengah dalam mengambil keputusan. “Jika menemukan hal yang mencurigakan, hentikan komunikasi, jangan klik tautan, dan lakukan konfirmasi melalui kanal resmi Bank Aceh,” demikian pesan yang disampaikan dalam video kampanye.
Kampanye literasi digital tersebut merupakan karya Bank Aceh dalam ajang Financial Literacy Award 2026. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat perlindungan konsumen dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat di Aceh.
Bank Aceh juga mengajak seluruh karyawan dan nasabah untuk turut menyebarluaskan pesan edukasi dengan memberikan like, komentar, dan membagikan video kampanye di media sosial. Tujuannya, semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjaga keamanan data pribadi di era digital.
Video kampanye dapat diakses melalui akun Instagram, TikTok, dan YouTube resmi Bank Aceh Syariah.