REDELONG — Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memulai pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana di Desa Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam. Peletakan batu pertama akan dilakukan langsung oleh Bupati Bener Meriah, Ir. H. Tagore Abubakar, pada Rabu (1/7/2026) pekan depan.
Pembangunan hunian tetap merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama pemerintah pusat dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Tujuannya, agar masyarakat terdampak dapat segera menempati rumah yang layak, aman, dan nyaman.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai. Selain bupati, acara akan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), para camat, unsur TNI/Polri, pemerintah kampung, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah juga akan menerima kendaraan Dapur Umum Lapangan. Kendaraan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas daerah dalam penanganan keadaan darurat dan kebencanaan.
Kehadiran kendaraan tersebut dinilai strategis untuk mendukung penyediaan kebutuhan logistik dan makanan bagi masyarakat terdampak saat terjadi bencana. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan sistem tanggap darurat di tingkat kabupaten.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pemulihan pascabencana. Sekaligus, memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
Pembangunan Huntap dan serah terima kendaraan dapur umum ini menjadi sinyal bahwa proses rehabilitasi tidak hanya berhenti pada tahap darurat, tetapi berlanjut ke pemulihan jangka panjang bagi warga yang rumahnya rusak akibat bencana.