Jembatan Teupin Mane di Bireuen Dibuka Fungsional 2 Oktober, Truk Berat Masih Dilarang Melintas

Penulis: Teuku Fahreza  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:01:01 WIB
Jembatan Teupin Mane di Bireuen mulai dibuka fungsional pada Jumat siang setelah Salat Jumat.

BIREUEN — Jembatan permanen yang berada di kilometer 11 bentang Sungai Peusangan itu menghubungkan Desa Beunyot dan Teupin Mane. Konstruksi jembatan dinyatakan selesai, dan jalur direncanakan mulai dibuka Jumat siang setelah pelaksanaan Salat Jumat.

Project Manager PT PP untuk pembangunan Jembatan Teupin Mane, Reza Azlan, menyampaikan hal itu pada Kamis (1/10/2026). Pekerjaan jembatan berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Aceh dan mulai dikerjakan pada akhir Januari 2026.

Mengapa Truk Berat Belum Diizinkan Melintas

Pada tahap awal operasional, kendaraan yang diperbolehkan melintas hanya roda dua dan roda empat. Truk bermuatan berat masih menunggu pelaksanaan uji beban sebelum diizinkan menggunakan jembatan.

Pembukaan fungsional ini merupakan bagian dari target yang sejak awal direncanakan agar jembatan dapat digunakan masyarakat pada Oktober 2026. Penyelesaian seluruh pekerjaan ditargetkan pada Desember 2026.

Jembatan Pengganti Pascabencana Hidrometeorologi

Jembatan rangka baja ini dibangun sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatra. Jembatan sebelumnya terdampak bencana tersebut.

Lokasi jembatan permanen berada di sisi kiri jembatan lama jika dilihat dari arah Bireuen. Jembatan lama saat ini telah tersambung menggunakan jembatan bailey.

Respons Satgas PRR Aceh

Kepala Posko Wilayah Aceh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR), Dr. Safrizal ZA, menyambut baik progres pembangunan yang telah memasuki tahap pembukaan fungsional.

"Mudah-mudahan tidak ada kendala dan setelah proses pembukaan fungsional, secepatnya bisa dilakukan tahapan lainnya," kata Safrizal.

Safrizal juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PU, BPJN Aceh, BUMN pelaksana, kontraktor lokal, Pemerintah Kabupaten Bireuen, masyarakat setempat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut.

Dampak bagi Mobilitas Warga Bireuen–Takengon

Dengan dibukanya jembatan secara fungsional, konektivitas transportasi pada jalur Bireuen–Takengon diharapkan semakin terbantu. Mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian di kawasan tersebut turut didorong oleh beroperasinya jalur ini.

Pemerintah menargetkan penyelesaian seluruh pekerjaan jembatan pada Desember 2026, setelah tahapan uji beban dan pekerjaan lanjutan rampung.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: noa.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top