BIREUEN — Sebanyak 33 peserta OMI dari Bireuen dinyatakan siap bertanding di tingkat Provinsi Aceh. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Anis SAg, menyampaikan bahwa seluruh peserta telah mengikuti persiapan sebelum keberangkatan. "Alhamdulillah, hari ini kita melepas 33 peserta OMI dari Bireuen untuk ikut bertanding di tingkat Provinsi Aceh. Semoga mereka semua dapat menampilkan kemampuan terbaik dan meraih hasil yang membanggakan," ujar Anis dalam laporannya.
Dalam arahannya, Dr H Zulkifli SAg MPd menekankan pentingnya doa sebagai pendamping usaha. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik semata.
"Jangan lupa berdoa dalam setiap kegiatan dan perlombaan yang diikuti. Keberhasilan tidak hanya dari usaha, tetapi juga berkah dari doa," pesan Zulkifli.
Ia juga mengingatkan para peserta untuk menjaga sikap selama berada di tingkat provinsi. Nama baik madrasah dan Kemenag Bireuen, kata dia, turut dipertaruhkan di ajang tersebut.
Zulkifli meminta peserta tidak hanya fokus pada hasil perlombaan. Akhlak mulia dinilainya sebagai cerminan pelajar madrasah yang sesungguhnya.
"Jadilah duta yang menjaga nama baik madrasah dan lembaga kita. Tunjukkan akhlak yang mulia sebagai cerminan pelajar madrasah atau sekolah," tambahnya.
Pelepasan berlangsung di halaman kantor Kemenag Bireuen dengan dihadiri para peserta dan pendamping. Mereka akan mengikuti serangkaian perlombaan di tingkat Provinsi Aceh.
Seluruh peserta yang dilepas berjumlah 33 orang dan telah dinyatakan siap secara administratif maupun teknis. Mereka akan bersaing dengan peserta dari kabupaten/kota lain di Aceh.
Pihak Kemenag Bireuen berharap kontingen tahun ini dapat meraih hasil lebih baik dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Dukungan penuh diberikan kepada para peserta selama masa perlombaan berlangsung.