Polda Aceh Kerahkan 1.820 Personel Amankan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi di Banda Aceh

Penulis: Faisal Hasbi  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:31:31 WIB
Polda Aceh mengerahkan 1.820 personel untuk mengamankan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi di Banda Aceh.

BANDA ACEH — Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menyatakan pengamanan kegiatan keagamaan yang mempertemukan ulama lintas negara memerlukan kesiapsiagaan personel dan koordinasi lintas instansi. Polda Aceh tidak bekerja sendiri, melainkan didukung TNI dan unsur terkait lainnya.

Pendekatan yang dipakai mengedepankan sikap santun dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi gangguan selama acara berlangsung. Personel diterjunkan sejak sebelum pembukaan hingga seluruh rangkaian muzakarah selesai.

Mengapa Pengamanan Muzakarah Internasional Butuh 1.820 Personel

Jumlah personel yang dikerahkan mencerminkan skala acara. Muzakarah ini mempertemukan ulama dari berbagai negara, tamu undangan, dan masyarakat umum dalam satu lokasi di Kompleks PKA.

Joko menyebut kegiatan semacam ini memerlukan kesiapan personel dan koordinasi yang baik agar seluruh rangkaian acara berjalan sesuai rencana. Potensi gangguan keamanan diantisipasi sejak awal, bukan setelah kejadian.

"Polda Aceh siap hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kami ingin para ulama, tamu undangan, serta masyarakat dapat mengikuti kegiatan ini dengan nyaman, tanpa merasa khawatir terhadap gangguan keamanan," ujar Joko dalam rilisnya seusai pembukaan muzakarah tersebut.

Pendekatan Humanis Jadi Pilihan, Bukan Pengamanan Ketat

Pengamanan muzakarah tidak mengandalkan penjagaan ketat. Polda Aceh memilih pendekatan humanis dengan sikap santun kepada peserta dan masyarakat sekitar.

Pilihan ini sejalan dengan sifat acara yang bernuansa keagamaan dan mengutamakan kekhusyukan. Joko menegaskan pelayanan terbaik diberikan kepada seluruh pihak yang terlibat.

"Kami dari Polda Aceh, dengan dukungan TNI dan unsur terkait lainnya, berupaya memberikan pelayanan terbaik. Melalui pengamanan masyarakat yang profesional dan humanis, kami berharap kegiatan Muzakarah Internasional ini dapat berlangsung dalam suasana damai, penuh kekhusyukan, dan membawa manfaat bagi umat," tambahnya.

Polda Aceh Ajak Semua Pihak Jaga Kondusifitas

Selain menyiapkan personel, Polda Aceh mengajak seluruh pihak yang terlibat menjaga situasi kondusif selama muzakarah berlangsung. Ajakan ini menyasar panitia, peserta, dan masyarakat yang hadir di lokasi.

Komitmen Polri dalam kegiatan ini, menurut Joko, adalah bentuk perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap kelancaran kegiatan keagamaan. Pembukaan di Kompleks PKA berlangsung aman dan tertib.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: sinarpost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top