KUTACANE — Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd. Asbi, menyatakan perbaikan tanggul menjadi kunci utama surutnya banjir yang merendam sejumlah titik di Kecamatan Bambel. Alat berat dikerahkan ke lokasi jebolnya tanggul penahan Sungai Kali Bulan.
"Jika perbaikan tanggul rampung, insyaallah banjir akan surut," kata Asbi kepada Waspada.id, Minggu (11/10), pukul 11.57 WIB.
Asbi meminta masyarakat bersabar menunggu proses perbaikan selesai. Warga juga diminta mewaspadai banjir susulan karena cuaca masih mendung.
Banjir dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Tenggara. Ketinggian air di badan Jalan Nasional Kutacane–Medan mencapai sebetis orang dewasa.
Pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas harus ekstra hati-hati. Kantor BPBD setempat ikut terendam.
Pantauan Waspada.id, banjir masih merendam jalan nasional, permukiman warga, dan areal persawahan. Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
Selain badan jalan, jebolnya tanggul Sungai Kali Bulan menggenangi puluhan rumah warga. Ratusan hektare sawah di sekitar Kecamatan Bambel juga terendam.
Warga berharap pemerintah daerah sigap memperbaiki tanggul agar air cepat surut. Sebelumnya, sejumlah warga mendatangi Kantor BPBD untuk mempertanyakan perbaikan tanggul yang jebol tersebut.
BPBD Aceh Tenggara menurunkan satu unit alat berat ke lokasi tanggul jebol. Perbaikan difokuskan pada tanggul penahan Sungai Kali Bulan yang menjadi penyebab utama meluapnya air ke jalan nasional dan permukiman.
Pemantauan cuaca masih menunjukkan kondisi mendung di wilayah Aceh Tenggara. Warga diimbau tetap siaga terhadap kemungkinan banjir susulan selama perbaikan tanggul belum rampung.