BANDA ACEH — Pelantikan tersebut digelar bersamaan dengan Musda HKTI Provinsi Aceh yang menjadi momentum konsolidasi organisasi di seluruh kabupaten/kota. Kepengurusan baru HKTI Bener Meriah diharapkan memperkuat peran organisasi sebagai wadah aspirasi petani sekaligus mitra strategis pemerintah daerah.
Usai dilantik, Armia menyatakan langkah pertama yang akan diambil adalah menata organisasi di tingkat kabupaten, mulai dari kepengurusan hingga penyusunan program kerja. Konsolidasi dinilai penting agar HKTI bisa menjalankan perannya secara optimal dan menghadirkan program yang sesuai kebutuhan petani setempat.
Armia menyebut pihaknya akan lebih dulu merapikan struktur organisasi sebelum menyusun program kerja. Hasilnya nanti akan disampaikan kepada Dewan Pengurus Daerah HKTI Provinsi Aceh sebagai bagian dari koordinasi wilayah.
"Setelah kembali dari pelantikan ini, HKTI akan terlebih dahulu melakukan konsolidasi organisasi di daerah, termasuk menyusun program-program kerja. Selanjutnya, program tersebut akan disampaikan kepada DPD HKTI Provinsi Aceh," ujarnya.
Ia menargetkan pembentukan kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan ranting di Kabupaten Bener Meriah rampung paling lambat Desember 2026. Setelah struktur lengkap, tahapan berikutnya difokuskan pada kaderisasi organisasi.
Dengan begitu, pada 2027 mendatang HKTI Bener Meriah diharapkan sudah bisa menjalankan program unggulan yang berorientasi pada pengembangan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani.
Armia menegaskan peran HKTI bukan hanya menampung keluhan petani, tetapi juga membantu pemerintah daerah menjalankan program peningkatan ketahanan pangan. Posisi itu disebutnya sejalan dengan agenda ketahanan pangan nasional.
"Fokus utama HKTI adalah menyampaikan aspirasi petani dan membantu pemerintah dalam melaksanakan kegiatan peningkatan ketahanan pangan. HKTI menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendukung cita-cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional," jelasnya.
Sektor pertanian sendiri merupakan salah satu bidang penting penopang perekonomian masyarakat Bener Meriah dan penjaga ketersediaan pangan di wilayah tersebut.
Dengan struktur baru, HKTI Bener Meriah diharapkan aktif memperjuangkan kepentingan petani, memperkuat koordinasi dengan pemerintah, serta mendorong lahirnya program pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Konsolidasi organisasi dan pelaksanaan program kerja yang terarah menjadi tolok ukur awal kepemimpinan Armia di DPC HKTI Bener Meriah. Publik di daerah itu akan melihat apakah target kepengurusan Desember 2026 terpenuhi dan apakah program unggulan benar-benar berjalan pada 2027.