SUKA MAKMUE — Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan, yang akrab disapa TRK, menegaskan pendirian BUMD menjadi salah satu fokus sejak awal kepemimpinannya. Ia berharap seluruh proses administrasi dapat segera dituntaskan agar badan usaha tersebut dapat beroperasi.
"Kami berharap seluruh proses administrasi dapat segera diselesaikan agar BUMD dapat segera beroperasi," ujar TRK dalam keterangan yang telah dipublikasikan.
Keberadaan BUMD diharapkan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), membuka peluang investasi, serta memperkuat kemampuan daerah mengelola potensi ekonominya. TRK menyampaikan hal itu saat bertemu Mendagri Muhammad Tito Karnavian di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Dalam pertemuan yang sama, TRK juga menyampaikan rencana pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer untuk memperingati Hari Pahlawan pada 10 November 2026. Mendagri menyatakan akan menyampaikan rencana kegiatan tersebut kepada Presiden Republik Indonesia.
Panjang bendera 24 kilometer sekaligus menjadi penanda usia Kabupaten Nagan Raya yang tahun ini genap 24 tahun. Pemkab juga menargetkan kegiatan tersebut mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Persiapan pembentangan bendera sebelumnya dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin TRK di Suka Makmue, Kamis (1/10/2026). Kegiatan itu direncanakan melibatkan sekitar 12.000 peserta.
Rutenya membentang dari Bandara Cut Nyak Dhien hingga Masjid Agung Baitul A'la atau Masjid Giok. Rapat persiapan membahas mekanisme pembentangan, pembagian tugas, serta kesiapan peserta.
Unsur Forkopimda turut memberikan masukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan. Menurut TRK, pembentangan bendera diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat nasionalisme dan kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pemkab berharap kegiatan tersebut dapat dihadiri Presiden. Namun, kepastian kehadiran dan waktu pelaksanaannya masih menyesuaikan agenda Presiden.
Sementara untuk pendirian BUMD, TRK menekankan percepatan proses administrasi sebagai kunci agar badan usaha itu bisa segera beroperasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Nagan Raya ke depan.