BANDA ACEH — Kabar duka datang dari kalangan aktivis kepemudaan dan dunia usaha nasional. Samsul B. Ibrahim mengembuskan napas terakhir di Jakarta pada Minggu, 18 Oktober 2026, pukul 15.38 WIB, dalam usia yang relatif muda. Pihak keluarga membenarkan kabar tersebut sejak Minggu sore, begitu pula rekan sejawat sesama aktivis di Aceh.
Kepergian tokoh kelahiran Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, itu disampaikan langsung oleh keluarga melalui pernyataan resmi.
"Telah berpulang ke Rahmatullah suami dan ayah kami tercinta, Samsul B. Ibrahim. Semoga Allah mengampuni segala dosanya dan menerima semua amalnya," bunyi pernyataan pihak keluarga.
Semasa hidupnya, Samsul dikenal lekat dengan dunia kepemudaan di Serambi Mekkah. Ia pernah memimpin Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Aceh, badan otonom Nahdlatul Ulama di tingkat provinsi.
Amanah lain yang pernah diembannya adalah Wakil Ketua DPD I Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Aceh. Di mata rekan-rekannya, almarhum dikenal vokal, berintegritas, dan konsisten menyuarakan isu pemberdayaan pemuda, pengentasan pengangguran, serta pengembangan ekonomi daerah.
Selain aktif di organisasi kepemudaan dan keagamaan, Samsul meniti rekam jejak di dunia wirausaha. Kiprah bisnisnya dimulai sejak bergabung dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia DKI Jakarta.
Dari situ, ia kemudian dipercaya menduduki posisi strategis di tingkat nasional sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Nahdliyin. Jabatan itu diembannya hingga akhir hayat.
Kepergian Samsul menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama, kader KNPI, dan para pelaku usaha Nahdliyin. Mereka kehilangan salah satu kader terbaiknya di tengah jaringan kepemudaan dan wirausaha.
Pihak keluarga memohon doa dari seluruh masyarakat agar almarhum dilapangkan kuburnya dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.