ACEH TIMUR — Kepala BPMA Mawardi M. Nur menyerahkan santunan kepada anak yatim dan bantuan sembako dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Balai Pengajian Raudhatul Jannah Al-Munawwarah, Gampong Meunasah Tingkeum, Kecamatan Madat. Kegiatan pada Minggu, 18 Oktober 2026, itu juga dirangkai dengan dukungan pembangunan balai pengajian yang menjadi pusat belajar agama warga setempat.
Rombongan BPMA turut didampingi Deputi Dukungan Bisnis Edy Kurniawan dan Relation Manager PT Medco E&P Malaka Maulidar beserta tim relations. Ratusan warga dari Kecamatan Madat hadir mengikuti acara tersebut.
Mawardi menyebut kegiatan itu punya makna tersendiri karena ia lahir dan tumbuh di Kecamatan Madat. Ia mengaku pernah menimba ilmu agama di balai pengajian yang kini menjadi bagian penting kehidupan masyarakat setempat.
"Saya lahir di Kecamatan Madat. Sebagai anak desa, saya dahulu juga belajar mengaji di balai pengajian. Pendidikan agama yang saya peroleh, disertai doa dan dukungan orang tua, menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup saya hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala BPMA," ujar Mawardi.
Menurutnya, balai pengajian bukan sekadar tempat belajar membaca Al-Qur'an. Fasilitas itu berperan membentuk karakter, menanamkan nilai agama, dan membina akhlak generasi muda.
Mawardi mengajak masyarakat dan berbagai pihak bergotong royong mendukung pembangunan Balai Pengajian Raudhatul Jannah Al-Munawwarah. Tujuannya agar fasilitas tersebut semakin memadai dan terus dimanfaatkan anak-anak serta warga sekitar.
"Saya mengajak seluruh masyarakat dan pihak-pihak yang memiliki kepedulian untuk bersama-sama membantu pembangunan balai pengajian ini. Kita ingin tempat ini terus menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar agama, membentuk akhlak, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berkarakter," katanya.
Pimpinan Balai Pengajian Raudhatul Jannah Al-Munawwarah, Tgk. M. Yakob, menyambut baik kehadiran Mawardi beserta rombongan. Ia menyampaikan apresiasi atas santunan dan bantuan yang diberikan untuk mendukung kegiatan sosial serta pembangunan sarana pendidikan keagamaan di lingkungan mereka.
Yakob berharap dukungan terhadap pembangunan balai pengajian terus berlanjut melalui keterlibatan berbagai pihak. Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak dan masyarakat setempat dapat berlangsung lebih baik.
Kegiatan di Aceh Timur itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial dan pendidikan keagamaan melalui kolaborasi antara lembaga, dunia usaha, dan masyarakat. Dukungan berkelanjutan diharapkan membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik sekaligus memperkuat pembinaan generasi muda di Kecamatan Madat.