BANDA ACEH — Pembukaan Rakernas XX BEM SI 2026 berlangsung di Bumi Serambi Mekkah dengan DEMA UIN Ar-Raniry sebagai penyelenggara. Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi atas peran organisasi mahasiswa tersebut dalam menggelar forum nasional itu.
Muzakir Manaf menekankan bahwa mahasiswa bukan sekadar bagian dari masyarakat yang menyaksikan perubahan. Menurutnya, mahasiswa adalah kekuatan intelektual yang dapat memberikan arah bagi perubahan itu sendiri.
Gubernur meminta gerakan mahasiswa terus menjaga tradisi berpikir kritis dan berani menyampaikan kebenaran. Aspirasi yang disampaikan hendaknya disertai kajian dan solusi yang berlandaskan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan begitu, mahasiswa dapat menjalankan perannya sebagai kekuatan moral dan intelektual yang turut menjaga kualitas demokrasi. Pemerintah Aceh memandang posisi itu sebagai bagian dari mitra strategis pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur menyoroti pentingnya ketahanan masyarakat atau resiliensi akar rumput agar hasil pembangunan dapat dirasakan hingga lapisan paling bawah. Bagi Aceh, hal itu relevan untuk mempercepat pemulihan pascabencana, memperkuat pendidikan, membuka kesempatan ekonomi, serta menjaga lingkungan hidup.
Pada berbagai agenda tersebut, mahasiswa diharapkan hadir sebagai penggerak kepedulian, mitra pemikiran, sekaligus pengawas sosial yang konstruktif. Pemerintah Aceh menyatakan keterbukaan terhadap aspirasi, kesediaan menerima kritik, dan kemauan memperbaiki kebijakan sebagai bagian penting mewujudkan Aceh yang lebih baik.
Mualem mengajak mahasiswa membangun komunikasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Aceh. Gagasan, masukan, serta inisiatif mahasiswa yang bertujuan menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama membangun daerah.
Pemerintah Aceh juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dan memperoleh pengalaman melalui program magang di lingkungan perangkat daerah, sesuai kebutuhan, ketentuan, dan mekanisme yang berlaku. Kegiatan mahasiswa yang positif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat turut didorong, baik di bidang pendidikan, sosial, kewirausahaan, lingkungan, kebudayaan, maupun pengembangan kepemimpinan generasi muda.
Gubernur berharap Rakernas XX BEM SI menjadi momentum memperkuat persatuan gerakan mahasiswa, menyusun program kerja yang terarah, serta merumuskan rekomendasi yang berpihak pada kepentingan rakyat. Kepada seluruh peserta, Mualem berpesan agar menjadi generasi yang teguh memegang prinsip, luas wawasan, santun dalam bertutur, serta bijaksana dalam bertindak.
Ia berharap forum tahun 2026 menghasilkan pemikiran dan keputusan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa Indonesia.