SABANG — Kafilah Aceh menutup perjalanan di MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 dengan 99 poin, angka yang menempatkan mereka di posisi keempat klasemen akhir bersama Jawa Timur. Kompetisi tingkat nasional itu berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, dan resmi berakhir pada Sabtu 19 September 2026 malam.
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, yang akrab disapa Dek Fadh, menyebut hasil itu sebagai buah dari persiapan dan perjuangan bersama. Ia menilai para qari dan qariah Aceh sudah menampilkan kemampuan terbaik sepanjang rangkaian lomba.
Posisi Aceh di Klasemen Akhir MTQ Nasional XXXI
Kalimantan Timur keluar sebagai juara umum dengan 288 poin. Tuan rumah Jawa Tengah menyusul di peringkat kedua dengan 208 poin, lalu DKI Jakarta di posisi ketiga dengan 129 poin.
Aceh dan Jawa Timur sama-sama mengumpulkan 99 poin sehingga keduanya berada di posisi keempat. Catatan itu menjadi hasil akhir Kafilah Aceh pada ajang tahun ini.
Apresiasi Wagub Aceh di Penutupan MTQ
Dek Fadh menghadiri langsung malam penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang. Kehadirannya disebut sebagai bentuk dukungan Pemerintah Aceh kepada para qari dan qariah yang membawa nama daerah ke tingkat nasional.
"Capaian Aceh di jajaran empat besar nasional merupakan hasil dari persiapan dan perjuangan bersama," kata Dek Fadh, menyampaikan apresiasi kepada peserta, pelatih, dan pembina yang berkontribusi.
Siapa yang Menutup MTQ Nasional 2026
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar resmi menutup MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila, Kota Semarang. Penutupan itu sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan MTQ Nasional Tahun 2026.
MTQ tahun ini diikuti kafilah dari berbagai daerah di Indonesia, dengan Semarang bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan.