Pencarian

Pendaftaran Magang dan Kerja ke Jepang di Aceh Barat Ditutup, 50 Peserta Bakal Jalani Seleksi Berjenjang

Jumat, 25 September 2026 • 05:02:01 WIB
Pendaftaran Magang dan Kerja ke Jepang di Aceh Barat Ditutup, 50 Peserta Bakal Jalani Seleksi Berjenjang
Pendaftaran magang dan kerja ke Jepang di Aceh Barat resmi ditutup dengan 50 peserta lolos seleksi awal.

MEULABOH — Dari seratusan pendaftar yang masuk, baru satu orang yang tercatat memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jepang N4 sekaligus Specified Skilled Worker (SSW). Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Distransnaker Kabupaten Aceh Barat, Aryo Broto Seno, menyebut kondisi itu jadi salah satu alasan pihaknya menyiapkan kursus bahasa dan sertifikasi kerja bagi peserta.

Peserta yang lolos seleksi awal tidak langsung diberangkatkan. Mereka wajib menjalani pelatihan bahasa Jepang selama tiga bulan sebelum masuk tahap pemberangkatan.

Seleksi Menyaring 50 Peserta dari Dua Skema Kuota

Seleksi magang dan kerja ke Jepang ini menargetkan 50 peserta yang terbagi dalam dua skema pembiayaan. Skema pertama adalah kuota tanggungan pemerintah daerah sebanyak 30 orang.

Peserta di jalur ini mendapat penanggungan biaya pelatihan penuh dari pemerintah daerah. Cakupannya meliputi fasilitas modul, konsumsi, seragam atau baju, hingga pemeriksaan kesehatan (Medical Check-Up/MCU) gratis.

Skema kedua adalah kuota mandiri. Peserta masih mendapat fasilitas pelatihan bahasa Jepang gratis selama tiga bulan, tetapi biaya operasional pribadi lainnya ditanggung masing-masing pelamar.

Pelamar Bersertifikat N4 dan SSW Langsung Masuk Antrean Kerja

Perlakuan berbeda berlaku bagi pelamar yang sudah memiliki sertifikat kemampuan bahasa level N4 dan SSW. Dinas akan langsung mengarahkan mereka ke dalam antrean pemberangkatan kerja, tanpa harus menunggu pelatihan dasar.

"Dari seratusan pendaftar, baru satu orang yang sudah memiliki sertifikat N4 dan SSW. Oleh karena itu, Pemkab juga akan memberikan kursus bahasa dan sertifikasi kerja agar peserta siap bersaing," ujar Aryo.

Menurut Aryo, program ini dirancang tidak sekadar mengirim pemagang. Jalur yang dibuka juga memungkinkan peserta langsung bekerja di Jepang setelah dinyatakan lulus.

"Program ini bukan hanya sebatas pemagang biasa, melainkan juga membuka jalur untuk langsung bekerja di Jepang," jelasnya.

Pelatihan Bahasa Jadi Penentu Kelulusan

Kemampuan bahasa Jepang menjadi faktor krusial dalam seleksi ini. Dari tiga tahap yang harus dilalui pelamar — administrasi, psikotes, dan wawancara — penguasaan bahasa menentukan apakah peserta bisa langsung diberangkatkan atau harus menempuh pelatihan tiga bulan lebih dulu.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyiapkan kursus bahasa bagi peserta yang belum bersertifikat. Langkah itu diambil agar pelamar dari daerah tersebut mampu bersaing dengan kandidat dari wilayah lain yang lebih dulu mengantongi sertifikasi.

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi dijadwalkan mengikuti pelatihan bahasa Jepang sebagai tahap akhir sebelum pemberangkatan. Dinas belum merinci jadwal pasti keberangkatan maupun lama masa pelatihan bagi peserta jalur mandiri.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rahasiaumum.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks