Pencarian

Komdis PSSI Denda Persiraja Rp20 Juta, Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi I.League

Kamis, 15 Oktober 2026 • 14:31:31 WIB
Komdis PSSI Denda Persiraja Rp20 Juta, Nama Punggung Ilham Udin Tak Sesuai Registrasi I.League
Komdis PSSI menjatuhkan denda Rp20 juta kepada Persiraja Banda Aceh terkait ketidaksesuaian nama punggung Ilham Udin Armaiyn dengan data registrasi pemain.

BANDA ACEH — Pelanggaran administrasi seragam berbuntut denda. Komdis PSSI menetapkan sanksi Rp20.000.000 terhadap Laskar Rencong setelah nama punggung Ilham Udin Armaiyn dinilai menyalahi data pemain yang terdaftar di kompetisi.

Hasil sidang Komdis PSSI pada 23 September 2026 memutuskan denda tersebut diberikan kepada tim Persiraja Banda Aceh. Rincian keputusan tercantum dalam dokumen resmi PSSI yang dipublikasikan pada 13 Oktober 2026.

Apa yang Membuat Nama Punggung Ilham Udin Dipersoalkan?

Regulasi kompetisi mewajibkan setiap pemain tampil dengan identitas yang persis sama seperti data registrasi di I.League. Perbedaan penulisan nama pada punggung seragam dianggap pelanggaran administrasi yang tidak bisa ditoleransi.

Insiden terjadi saat PSPS Pekanbaru menjamu Persiraja pada 19 September 2026. Nama Ilham Udin Armaiyn yang tertera di kostum pertandingan tidak sesuai dengan yang tercatat dalam sistem pendaftaran pemain.

Sanksi Rp100 Juta Sebelumnya Masih Segar di Ingatan

Denda ini bukan yang pertama diterima Persiraja musim ini. Setelah laga melawan Sumsel United di Stadion H. Dimurthala pada 2 Oktober 2026, Komdis PSSI menjatuhkan total denda Rp100 juta kepada klub dan pemainnya, Faris Adit Saputra.

Rinciannya, Rp95 juta dibebankan kepada klub akibat pelanggaran suporter dan panitia pelaksana pertandingan. Sementara Faris Adit dikenai Rp5 juta plus larangan bermain dua pertandingan karena menginjak pemain lawan.

Manajemen Persiraja Minta Suporter Jaga Ketertiban

Manajer Persiraja, Ridha Mafdhul Gidong, berharap seluruh elemen suporter tetap menyampaikan aspirasi secara positif. Menurutnya, komunikasi manajemen dengan pendukung berjalan harmonis dan itu harus dijaga.

"Mari sama-sama menjaga. Apalagi selama ini komunikasi manajemen tim Persiraja dengan suporter berjalan harmonis," kata Gidong.

Gidong menambahkan, dukungan positif sangat dibutuhkan tim baik saat bermain di kandang maupun saat menjalani pertandingan tandang. Ia berharap suporter tetap menjadi kekuatan bagi Laskar Rencong sepanjang kompetisi Pegadaian Championship 2026/27.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sagoetv.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks