MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta seluruh bupati dan wali kota mengantisipasi dampak kabut asap karhutla terhadap kesehatan pelajar. Instruksi itu disampaikan di sela peluncuran operasional bus perintis gratis bagi pelajar di halaman SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026).
Kabut asap berasal dari kebakaran hutan dan lahan di provinsi yang berbatasan langsung dengan Sumut. Kondisi ini memperburuk kualitas udara di seluruh daerah di Sumut sehingga diperlukan langkah perlindungan bagi masyarakat, terutama pelajar.
Isi Surat Edaran: PJJ Berlaku untuk PAUD hingga SLB
Kebijakan lanjutan ini mengacu pada Surat Edaran Nomor 400.3/106/DISDIK/X/2026 tentang Kebijakan Lanjutan Antisipasi Dampak Kabut Asap Akibat Karhutla serta Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Jenjang PAUD/TK/SD/SMP/SMA/SMK/SLB Sederajat se-Sumatera Utara.
Penyesuaian kegiatan pembelajaran dan pola kerja berlaku bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan. Pemprov Sumut menyebut langkah itu sebagai upaya perlindungan kesehatan dan keselamatan seluruh warga satuan pendidikan.
Khusus jenjang SMA, SMK, dan SLB yang menjadi kewenangan provinsi, Bobby meminta PJJ mulai berlaku Jumat (16/10/2026).
"Untuk SMA, SMK, dan SLB, mulai besok saya harapkan sudah melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Anak-anak tetap belajar dari rumah, bukan libur, karena kita harus melindungi anak-anak dari paparan kabut asap," ujar Bobby.
Bupati dan Wali Kota Diminta Pantau Kualitas Udara Harian
Selain PJJ, Bobby mengimbau pemerintah kabupaten dan kota mengambil langkah antisipasi sesuai kondisi wilayah masing-masing. Kepala daerah diminta terus memantau perkembangan kualitas udara serta mengedukasi warga agar mengurangi paparan kabut asap, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
"Bupati/wali kota juga kami harapkan terus memantau perkembangan kondisi udara. Kita imbau juga masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah perlindungan kesehatan dengan menggunakan masker," ucapnya.
Kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan warga lanjut usia menjadi prioritas imbauan karena risiko gangguan pernapasan lebih tinggi saat kualitas udara memburuk.
Modifikasi Cuaca di Samosir, Koordinasi dengan Pemprov Sumsel
Pemprov Sumut telah mencoba modifikasi cuaca untuk memicu turunnya hujan. Upaya itu dilakukan di Kabupaten Samosir dan direncanakan berlanjut ke sejumlah daerah lain.
"Kita telah mencoba modifikasi cuaca di wilayah Kabupaten Samosir dan direncanakan untuk dilanjutkan di daerah lain," sebut Bobby.
Pemprov Sumut juga berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terkait penanganan kabut asap. Koordinasi mencakup kemungkinan pemanfaatan teknologi pendukung untuk mengurangi dampak asap lintas provinsi.
Dinas Pendidikan Sumut belum merinci durasi penerapan PJJ. Evaluasi akan menyesuaikan perkembangan kualitas udara dan kondisi karhutla di wilayah sekitar.