BANDA ACEH — Laga final Piala Rektor UIN Ar-Raniry 2026 berjalan ketat sejak menit awal. Wolf Brigade dari Fakultas Sains dan Teknologi dan Satu FC FTK sama-sama kesulitan membuka ruang di Lapangan Mini UIN Ar-Raniry. Penalti Habib di menit-menit akhir akhirnya memecah kebuntuan dan memastikan Satu FC menang 1-0.
Trofi bergilir diserahkan Wakil Rektor II UIN Ar-Raniry Prof Khairuddin, mewakili Rektor Prof Mujiburrahman. Turnamen yang dibuka Mujiburrahman pada 5 Oktober 2026 itu berlangsung hingga 15 Oktober dan diikuti 18 klub mahasiswa dari berbagai fakultas dengan sistem gugur.
Kausar Tutup Turnamen dengan Empat Gol
Selain gelar juara tim, Satu FC FTK membawa pulang penghargaan individu lewat Kausar yang menjadi top skor dengan empat gol. Posisi ketiga ditempati Rencong Bara dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Rencong Bara memastikan tempat ketiga setelah mengalahkan Syariah Peradaban dari Fakultas Syariah dan Hukum dengan skor 1-0 dalam laga perebutan tempat ketiga.
Khairuddin: Kompetisi Jadi Wadah Pembinaan Karakter
Khairuddin menyebut turnamen antarfakultas ini tidak hanya bertujuan menentukan tim terbaik. Menurutnya, kompetisi menjadi sarana pembinaan karakter mahasiswa di lingkungan kampus.
"Kompetisi ini bukan semata untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah. Kami berharap para peserta dapat membawa semangat ini tidak hanya di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari," kata Khairuddin setelah penyerahan trofi.
Panitia Berharap Dukungan Sponsor Berlanjut
Ketua Panitia Piala Rektor UIN Ar-Raniry 2026, Yaumil, mengapresiasi dukungan pimpinan universitas dan sponsor selama turnamen berlangsung. Dukungan itu, menurut dia, membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan olahraga, kerja sama tim, dan sportivitas.
Yaumil berharap kolaborasi dengan pimpinan universitas dan sponsor dapat berlanjut pada penyelenggaraan turnamen berikutnya.
"Keberlanjutan dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan olahraga mahasiswa di lingkungan kampus," ujar Yaumil.