Pencarian

Tesla Roadster Terbang dan Melaju Terbalik, Ini Cara Kerja Dua Sistemnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 10:04:31 WIB
Tesla Roadster Terbang dan Melaju Terbalik, Ini Cara Kerja Dua Sistemnya
Tesla Roadster generasi baru mendemonstrasikan kemampuan melaju terbalik dalam peragaan di lokasi uji SpaceX, McGregor, Texas.

ACEH — Tesla Roadster generasi baru terbukti mampu melaju terbalik, berjungkir balik di udara, dan terbang singkat dalam peragaan di lokasi uji SpaceX, McGregor, Texas. Kemampuan itu berasal dari kipas isap di kolong mobil dan pendorong gas dingin yang dikembangkan bersama SpaceX. Ketiga versi Roadster, yakni Performance, Thrust, dan Rocket, disebut sama-sama memakai sistem isap multimode.

Peragaan berlangsung Kamis (15/10) malam waktu setempat. Roadster menanjak di lintasan melengkung sampai posisinya terbalik, lalu melesat dari tanjakan dan berjungkir balik di udara sebelum mendarat. Mobil listrik itu juga melompati deretan kendaraan Tesla yang tengah parkir, termasuk Semi.

Kipas Isap 2G Menahan Ban di Lintasan Terbalik

Wakil Presiden Teknik Kendaraan Tesla Lars Moravy menjelaskan, kemampuan melaju terbalik bertumpu pada kipas bergaya McMurtry dengan daya isap hingga 2G. Angka itu berarti gaya yang menarik mobil ke permukaan lintasan setara dua kali bobotnya.

Saat posisi terbalik, gaya isap melampaui tarikan gravitasi yang hanya sebesar satu kali bobot mobil. Ban pun tetap menempel di lintasan. Kipas di kolong mobil bisa menghasilkan downforce hingga 2G bahkan ketika Roadster diam.

Pendekatan itu berbeda dari solusi konvensional berupa sayap di bodi. Sayap baru efektif menekan mobil ke jalan ketika aliran udara cukup kencang. Konsep serupa dipakai McMurtry Spéirling, yang disebut sebagai mobil pertama yang melaju terbalik sekitar setahun lalu. Bedanya, Spéirling tidak bisa terbang dan mendarat sendiri.

Sepuluh Pendorong Gas Dingin untuk Bermanuver di Udara

Untuk berjungkir balik dan terbang, Roadster mengandalkan cold-gas thruster. Sistem ini tidak melibatkan pembakaran. Daya dorong dihasilkan dengan menyemburkan gas bertekanan melalui nosel, cara yang biasa dipakai wahana antariksa untuk mengatur posisi secara presisi.

Tesla melalui akun X resminya menyebut SpaceX telah memakai pendorong untuk mengatur posisi wahana antariksa selama puluhan tahun. "Membuatnya bekerja di kendaraan, bukan di ruang hampa, membutuhkan perangkat keras dan sistem kendali yang sepenuhnya baru," tulis Tesla.

Roadster membawa 10 pendorong gas dingin. Udara bertekanan sangat tinggi disimpan di dua tangki berkapasitas 600 liter. Setiap ruang kosong yang bisa dimanfaatkan diisi tabung bertekanan berlapis serat karbon alias COPV. Semakin banyak gas bertekanan yang dibawa, semakin besar kemampuan terbangnya.

Elon Musk menyebut isi tangki adalah udara biasa dari atmosfer, sehingga bisa diisi ulang saat mobil melaju.

Pendorong Juga Memangkas Waktu Akselerasi

Pendorong tidak hanya dipakai untuk manuver udara. Versi Thrust dibekali pendorong gas dingin di bagian belakang yang memungkinkan akselerasi 0-96 km/jam kurang dari satu detik. Versi Rocket memiliki pendorong di sekeliling bodi untuk akselerasi ke depan dan ke atas.

Tesla menegaskan sistem pendorong menghasilkan gaya 4 hingga 5 kali lipat dari yang mampu diberikan ban. "Setiap mobil di jalan saat ini dibatasi oleh satu hal: cengkeraman ban," tulis perusahaan.

Usai peragaan, Musk hanya berkomentar singkat. "Ya, ternyata berhasil," ujarnya.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks