ACEH — ORICO merilis Obook 15 AI, laptop 15,6 inci pertama mereka dengan harga mulai USD 689,99 atau sekitar Rp12 juta. Laptop ini mengandalkan prosesor AMD Ryzen 7 6800H, RAM hingga 24 GB, dan fitur AI bernama XiaoAo AI Super Agent. Perangkat sudah tersedia di Amerika Serikat dan Filipina, tapi belum ada kepastian masuk pasar Indonesia.
Langkah ORICO ke segmen laptop menandai pergeseran bisnis dari pemain aksesori penyimpanan dan konektivitas menjadi produsen perangkat komputasi. Obook 15 AI diposisikan sebagai laptop kerja dengan penekanan pada kemampuan kecerdasan buatan bawaan, bukan sekadar spesifikasi hardware.
Spesifikasi Inti Obook 15 AI
Dapur pacu laptop ini adalah AMD Ryzen 7 6800H dengan konfigurasi 8 core dan 16 thread, boost clock hingga 4,7 GHz. Pengolahan grafis ditangani Radeon 680M terintegrasi. ORICO menyediakan dua pilihan RAM, yakni 12 GB dan 24 GB, dengan kecepatan 6.400 MT/s.
Layarnya memakai panel IPS Full HD 15,6 inci berlapis antiglare. Baterai berkapasitas 54,29 Wh disertai charger 100 W, plus dukungan Wi-Fi 6. Keyboard-nya lengkap dengan numpad, engsel bisa dibuka hingga 180 derajat, dan webcam dilengkapi penutup fisik.
Fitur AI dan Ekspansi Penyimpanan
ORICO menyertakan XiaoAo AI Super Agent, paket software yang menggabungkan 11 asisten AI. Fitur ini diklaim mampu mengotomatiskan alur kerja, mengelola basis pengetahuan, dan mengontrol perangkat dari jarak jauh. Seberapa besar manfaatnya untuk pekerjaan sehari-hari masih bergantung pada implementasi di lapangan.
Soal penyimpanan, kapasitas bisa ditingkatkan lewat slot M.2 kedua dengan dukungan ekspansi hingga 4 TB. Fleksibilitas ini jadi nilai jual tersendiri bagi pengguna yang butuh ruang penyimpanan besar tanpa harus mengganti perangkat.
Tiga Konfigurasi dan Harga
ORICO memasarkan Obook 15 AI dalam tiga varian. Versi RAM 12 GB dengan SSD 256 GB dijual USD 689,99, varian SSD 512 GB dibanderol USD 749,99, dan konfigurasi tertinggi RAM 24 GB dengan SSD 1 TB mencapai USD 899,99.
Dengan rentang harga tersebut, Obook 15 AI bersaing di segmen laptop mid-range yang menawarkan prosesor kelas atas. Selisih USD 60 antara varian terendah dan menengah terbilang wajar untuk tambahan kapasitas penyimpanan dua kali lipat.
Ketersediaan dan Peluang Masuk Indonesia
Obook 15 AI saat ini sudah tersedia di Amerika Serikat dan Filipina. ORICO belum mengungkap rencana perluasan ke pasar lain, termasuk Indonesia. Filipina menjadi salah satu pasar perdana, memberi sinyal bahwa ORICO mulai menyasar kawasan Asia Tenggara.
Bagi pelaku bisnis digital dan pengguna aktif di Indonesia, kehadiran laptop ini di pasar lokal masih tanda tanya. Jika ORICO memperluas distribusi, Obook 15 AI bisa menjadi opsi baru di segmen laptop kerja dengan fitur AI bawaan yang jarang ditemui di kelas harga serupa.