BANDA ACEH — Status Siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Aceh berlaku pada 21–22 Oktober 2026 dan kembali pada 23–26 Oktober. Sebelumnya, Aceh berada pada status Waspada hujan sedang hingga lebat pada 20 Oktober. Dalam prakiraan cuaca sepekan periode 20–26 Oktober, Aceh juga termasuk wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang.
Wilayah yang Perlu Diwaspadai: Aceh Barat hingga Aceh Tamiang
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Cucu Kusmayancu mengingatkan potensi hujan ekstrem perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi wilayah yang masih dalam pemulihan pascabencana. Hujan berpotensi membawa material sisa bencana dan mengganggu akses transportasi, termasuk di Aceh Tamiang.
Wilayah Aceh bagian barat perlu mewaspadai potensi hujan ekstrem. Aliran air dari wilayah tengah Aceh berpotensi bergerak menuju kawasan pesisir, mulai dari Pidie hingga Aceh Tamiang.
Dishub Aceh Sebar Informasi Cuaca lewat Medsos dan Videotron
Dinas Perhubungan Aceh memperkuat koordinasi dengan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda untuk memperluas penyebaran informasi cuaca kepada masyarakat. Kepala Dishub Aceh T. Faisal mengatakan informasi cuaca penting untuk mendukung keselamatan perjalanan.
"Perhubungan dan BMKG tidak dapat dipisahkan. Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk perjalanan, informasi tersebut harus menjadi perhatian bersama," kata T. Faisal dalam pertemuan dengan pihak BMKG pada Senin, 19 Oktober 2026.
Dishub Aceh siap membantu menyebarluaskan informasi prakiraan cuaca, potensi cuaca ekstrem, dan kualitas udara melalui media sosial resmi. Pemanfaatan videotron milik pemerintah juga dibahas sebagai salah satu sarana penyampaian informasi kepada masyarakat.
Kabut Asap Sempat Masuk Aceh, Kualitas Udara Berangsur Membaik
Cucu menyampaikan perkembangan kabut asap yang sempat memasuki Aceh pada 14 Oktober 2026. Kualitas udara dilaporkan sangat buruk pada 15 Oktober, kemudian berangsur membaik.
Pergerakan asap bergantung pada keberadaan sumber kebakaran dan arah angin. Karena itu, asap berpotensi kembali memengaruhi kualitas udara apabila sumber kebakaran belum berkurang.
"Kita tentu berharap sumber kebakaran dapat berkurang sehingga kualitas udara terus membaik dan masyarakat tidak kembali terdampak asap," ujarnya.
Imbauan bagi Pengguna Jalan, Laut, dan Udara
Masyarakat diminta memperhatikan jarak pandang saat beraktivitas dan menggunakan transportasi. Pengguna jalan perlu mengurangi kecepatan dan menambah jarak aman antarkendaraan ketika jarak pandang terbatas.
Pengguna transportasi laut dan udara juga diminta mengikuti arahan resmi sesuai kondisi cuaca. Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini dapat dipantau melalui situs resmi BMKG di www.bmkg.go.id.