Pencarian

Kapolri Tinjau Laboratorium Narkotika di Pidie, Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Serukan Ikhtiar Bersama

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 07:31:01 WIB
Kapolri Tinjau Laboratorium Narkotika di Pidie, Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Serukan Ikhtiar Bersama
Kapolri meninjau lokasi laboratorium narkotika di Pidie, Aceh.

SIGLI — Kehadiran Abuya Habibie M. Waly mewakili Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Abu H. Muhamad Ali atau Abu Paya Pasi. Laboratorium gelap yang ditinjau diduga digunakan untuk memproduksi narkotika. Pengungkapan lokasi itu disebut sebagai bagian dari upaya aparat memutus mata rantai peredaran narkotika dan melindungi masyarakat, terutama generasi muda.

Mengapa Ulama Ikut Turun ke Lokasi Laboratorium

Dari perspektif keagamaan, Abuya Habibie menyebut pemberantasan narkotika bukan semata tanggung jawab aparat penegak hukum. Ulama, keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat dinilai harus terlibat. Penyalahgunaan narkotika mengancam keselamatan jiwa, merusak masa depan generasi muda, dan berpotensi menimbulkan persoalan sosial yang lebih luas.

"Pemberantasan narkotika harus menjadi ikhtiar bersama. Penegakan hukum perlu berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai agama, pendidikan akhlak, dan kepedulian masyarakat agar generasi muda Aceh terlindungi dari bahaya narkoba," ucap Abuya Habibie.

Sinergi Kepolisian, Ulama, dan Pemerintah Diperkuat

Abuya Habibie berharap pengungkapan kasus ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian, ulama, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat. Pencegahan dinilai perlu menjangkau lingkungan keluarga dan gampong. Edukasi keagamaan, pembinaan generasi muda, serta kepedulian terhadap lingkungan disebut penting untuk membangun ketahanan masyarakat dari ancaman narkoba.

Kunjungan kerja Kapolri di Pidie turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh, Ketua DPRA, Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda, Kabinda Aceh, Kepala BNN Aceh, dan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh. Sejumlah pejabat dan unsur terkait lainnya juga hadir.

Kolaborasi Tokoh Agama dan Aparat Jadi Kunci

Kehadiran unsur ulama dalam kunjungan tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi antara tokoh agama dan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan serta melindungi masyarakat. Sinergi itu diharapkan memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan Aceh yang aman, damai, dan terbebas dari ancaman narkotika.

Pengungkapan laboratorium narkotika ilegal di Gampong Dayah Tanoh menjadi penanda bahwa persoalan narkoba di Aceh tidak hanya soal peredaran, tetapi juga produksi. Penanganan berkelanjutan di tingkat gampong dinilai menjadi kunci agar upaya pemberantasan tidak berhenti pada satu pengungkapan kasus.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jaringanberitaaceh.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks