MEULABOH — Dalam kepengurusan KP3 ABAS Kabupaten Simeulue, Moris didampingi Syafril Yunus yang menjabat Sekretaris Umum. Pengukuhan berlangsung di Adam Café, Jalan Imam Bonjol, Seunebok, Kabupaten Aceh Barat, dan dilakukan bersamaan dengan pelantikan pengurus KP3 ABAS dari kabupaten lain.
Konsolidasi akbar itu mempertemukan pengurus pusat dengan perwakilan daerah dari enam kabupaten. Sebelumnya, KP3 ABAS telah menggelar konsolidasi dan pengukuhan kepengurusan di tingkat pusat, daerah, serta perwakilan Banda Aceh.
Enam Kabupaten dalam Cakupan Aspirasi Pemekaran
Wilayah aspirasi pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan meliputi Aceh Barat, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, dan Simeulue. Keenam kabupaten itu menjadi basis pengurus yang dikukuhkan dalam forum tersebut.
Kegiatan dihadiri ratusan peserta yang terdiri atas tokoh masyarakat, simpatisan, pengurus organisasi, dan undangan dari berbagai wilayah pantai barat selatan Aceh. Sejak awal acara, peserta memadati lokasi untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Alasan di Balik Perjuangan Provinsi Baru
Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan diperjuangkan untuk mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Aspirasi ini juga menyasar percepatan kesejahteraan masyarakat di kawasan pantai barat selatan Aceh.
Alasan lain yang diusung adalah memperpendek rentang kendali pemerintahan. Dengan wilayah yang membentang di pesisir barat, pelayanan dari ibu kota provinsi dinilai terlalu jauh bagi sebagian warga.
Harapan Soliditas Pengurus di Enam Kabupaten
Melalui konsolidasi, KP3 ABAS berharap seluruh pengurus di enam kabupaten semakin solid membangun komunikasi. Penguatan organisasi dan penyatuan aspirasi masyarakat menjadi agenda utama perjuangan pemekaran wilayah.
Konsolidasi akbar di Aceh Barat disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi KP3 ABAS di tingkat pusat maupun daerah. Struktur yang rapi dinilai penting agar aspirasi pembentukan provinsi baru bisa terus bergulir.