ACEH — Queen Mary 2 milik Cunard menjadi satu-satunya kapal pesiar di dunia yang menyediakan kennel khusus di atas kapal untuk 24 anjing dan kucing peliharaan penumpang. Fasilitas ini beroperasi pada pelayaran transatlantik antara Southampton, Inggris, dan New York, Amerika Serikat. Kennel dirawat seorang kennel master yang menangani kebutuhan hewan sekaligus mengatur perilaku para pemiliknya.
Oliver Cruz menjabat kennel master di Queen Mary 2, kapal pesiar berkapasitas 2.759 tamu yang rutin menyeberangi Samudra Atlantik sejak 2004. Pria asal Filipina itu bergabung dengan kapal pada 2011 sebagai petugas spa, sebelum departemen housekeeping mengetahui pengalamannya delapan tahun sebagai pemandu kebun binatang dan penangan satwa di kampung halamannya.
Pengalaman menangani ular hingga buaya membuat Cruz dipindahkan ke kennel. Sejak itu, dia tidak pernah meninggalkan bagian tersebut. Di rumah, Cruz memelihara 15 anjing dan tercatat sebagai anggota Philippine Animal Welfare Society.
Queen Mary 2 menyediakan 24 ruang kennel untuk anjing dan kucing yang ikut pemiliknya menyeberangi Atlantik. Ukuran penghuninya beragam, dari Yorkshire teacup hingga Bernese mountain dog yang setiap kali makan menghabiskan sekitar 1,4 kilogram daging cincang dengan lebih dari 10 bahan campuran.
Sejumlah hewan menjadi pelanggan tetap. Cruz pernah merawat satu anjing selama 32 kali penyeberangan. Dia hafal nama, karakter, kebiasaan makan, dan preferensi tempat tidur tiap hewan, termasuk "rumah" mana yang mereka tempati pada pelayaran sebelumnya.
Area luar kennel dilengkapi hidran kebakaran bergaya Amerika dan tiang lampu bergaya Inggris. Cruz membiarkan anjing penumpang mencoba keduanya agar pengalaman liburan mereka tetap utuh.
Pada hari keberangkatan, Cruz turun ke terminal untuk memeriksa dokumen hewan satu per satu. Persyaratan masuk Inggris tergolong rumit, terutama soal stempel dan waktu vaksinasi. Setelah pemeriksaan selesai, hewan dibawa ke kennel dan pemilik diberi penjelasan soal jam kunjungan serta aturan yang berlaku.
Pemilik boleh meninggalkan mainan, selimut, bahkan piyama atau kaus kaki bekas pakai di dalam kennel agar hewan mengenali bau tuannya. Jika dua anjing serumah akur, sekat antar-kandang dibuka supaya mereka bisa tidur berdampingan.
Soal makanan, Cruz tidak berkompromi. Porsi dan jenis diet setiap hewan berbeda, mulai dari dada ayam rebus, steak panggang, salmon kukus, sosis Cumberland, telur orak-arik, hingga buah dan sayur. Semua masakan berasal dari dapur yang sama dengan makanan tamu, tanpa garam dan merica.
Menurut Cruz, tantangan terbesar bukan merawat hewan, melainkan mengatur para pemiliknya. Dia kerap mendapati tamu diam-diam menyuapi anjing dengan makanan berminyak seperti bacon, padahal sudah dilarang.
Insiden paling merepotkan terjadi saat seorang pemilik membawa anjingnya kembali ke kabin tanpa memberi tahu. Cruz baru sadar satu hewan hilang ketika menghitung ulang jelang penutupan kennel pada malam badai. Dia berlari ke seluruh kapal dalam kondisi basah dan menangis, meminta housekeeping mengerahkan petugas untuk mencari.
Pencarian tidak membuahkan hasil sampai Cruz menelepon pemiliknya. Jawaban yang diterima singkat: anjingnya ada di kabin.
Cruz memperkirakan tubuhnya menerima lebih dari 50 gigitan anjing, hampir semuanya terjadi saat dia melerai perkelahian antar-hewan. Dia menegaskan tidak ada anjing yang menggigit dengan sengaja. Pengalaman mengajarinya bahwa perlakuan terhadap husky tidak bisa disamakan dengan Shih Tzu.
Di luar jam kerja, Cruz bermain drum dan gitar bersama band kru Filipina di bar awak kapal. Mereka sering membawakan lagu Red Hot Chili Peppers. Cruz bahkan pernah tampil bersama Travis Barker saat ada produksi film di Queen Mary 2.
Ada satu hal aneh yang dirasakannya. Di rumah dia merasa asing, sementara di kapal dia merasa pulang.
Bagi pemilik anjing dan kucing yang ingin membawa hewan kesayangan menyeberangi Atlantik, Queen Mary 2 menjadi satu-satunya opsi kapal pesiar dengan kennel khusus. Jumlahnya terbatas 24 ruang, sehingga pemesanan perlu dilakukan jauh hari sebelum keberangkatan.
Informasi tarif kennel, persyaratan dokumen hewan, dan ketersediaan ruang dapat dikonfirmasi langsung ke Cunard atau agen perjalanan resmi. Persyaratan karantina dan vaksinasi masing-masing negara tujuan sebaiknya diperiksa jauh sebelum tanggal berlayar.
Pengalaman tujuh hari bersama hewan di tengah laut bukan sekadar perjalanan biasa. Cruz menyebut momen perpisahan setelah sepekan bermain bersama justru jadi bagian paling menyedihkan dari pekerjaannya.