Perkuat Kesiapsiagaan, MDMC Aceh Tengah–Yogyakarta Latih Relawan Hadapi Bencana

Relawan MDMC Aceh Tengah dan Yogyakarta mengikuti pelatihan manajemen bencana di Takengon.
Penulis: Redaksi
Kamis, 15 Januari 2026 | 15:15:05 WIB

TAKENGON – Di tengah meningkatnya risiko bencana di wilayah Sumatra, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Aceh Tengah bersama MDMC Yogyakarta menggelar pelatihan manajemen bencana untuk memperkuat kapasitas relawan agar mampu merespons bencana secara cepat, terukur, dan sesuai standar internasional.

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai respons atas meningkatnya kejadian bencana di sejumlah wilayah Sumatra. MDMC menilai penguatan kompetensi sumber daya manusia menjadi hal penting agar penanganan bencana dapat dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan kompetensi yang dimiliki.

MDMC bersama Emergency Medical Team (EMT) dikenal sebagai lembaga kemanusiaan yang telah memiliki sertifikasi internasional dari World Health Organization (WHO) dalam penanganan kebencanaan dan layanan medis darurat.

Ketua MDMC Aceh Tengah Yan Budianto mengatakan, kehadiran tim MDMC dari DI Yogyakarta menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas relawan lokal melalui pembelajaran dan berbagi pengalaman.

“Pelatihan ini menjadi kesempatan bagi relawan MDMC Aceh Tengah untuk memperkuat pemahaman dan kemampuan dalam pengelolaan bencana,” ujar Yan Budianto.

Pelatihan manajemen kebencanaan tersebut diikuti oleh 20 relawan yang berasal dari berbagai unsur Muhammadiyah di Aceh Tengah. Kegiatan dilaksanakan di Laboratorium Bahasa Kampus Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) Takengon.

Sementara itu, pelaksana pelatihan Zainal Abidin, yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UMMAH Takengon, menyampaikan bahwa materi manajemen bencana sangat penting untuk dipahami dan diterapkan, khususnya oleh masyarakat Aceh yang memiliki risiko bencana tinggi.

“Pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan teknis saja, tetapi juga menghasilkan rencana tindak lanjut, baik secara manajerial maupun konseptual,” kata Zainal Abidin.

Ia menambahkan, dengan penguatan kompetensi tersebut, MDMC Aceh Tengah diharapkan semakin siap menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, MDMC Aceh Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas relawan agar mampu memberikan respons bencana yang cepat, terkoordinasi, dan sesuai standar kemanusiaan.

Reporter: Redaksi