Pemadaman Listrik 12 Jam Lumpuhkan Usaha UMKM di Banda Aceh, Kerugian Membengkak

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:55:01 WIB
Pemadaman listrik selama 12 jam menyebabkan aktivitas UMKM di Banda Aceh terhenti total.

BANDA ACEH — Dahliana, pemilik toko oleh-oleh khas Aceh di pusat Kota Banda Aceh, masih belum bisa melupakan malam Jumat pekan lalu. Listrik di kawasannya padam sejak menjelang magrib dan baru menyala kembali saat subuh. Toko yang biasa ramai pembeli itu berubah menjadi sunyi.

“Terdampak kali, apalagi bagi kami yang jualan. Orang ramai di jalan, tapi di toko saya enggak ada orang,” ujar perempuan yang akrab disapa Lia itu kepada TVRINews, Sabtu (23/5/2026).

Pemadaman Terparah Sepanjang Tahun

Lia mengaku sudah terbiasa dengan pemadaman singkat. Namun kejadian kali ini berbeda. Listrik mati nyaris tanpa jeda dari petang hingga fajar, membuat aktivitas jual beli lumpuh total.

“Biasanya mati lampu hanya beberapa jam, tapi tadi malam sampai subuh baru hidup lagi,” jelasnya.

Ia belum memiliki genset karena kawasan pusat kota Banda Aceh selama ini jarang mengalami pemadaman panjang. Kini, setelah kejadian itu, ia mulai mempertimbangkan membeli genset sebagai cadangan.

PLN: Gangguan Transmisi dari Jambi Akibat Cuaca Buruk

PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi. Berdasarkan hasil penelusuran, pemadaman dipicu oleh gangguan pada transmisi listrik 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Jambi. Cuaca buruk disebut sebagai penyebab utama.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa gangguan pada ruas transmisi itu memicu efek domino pada sebagian sistem kelistrikan Sumatra. Frekuensi menurun dan beban pembangkit menjadi berat, sehingga padam meluas ke sejumlah provinsi.

8,3 Juta Pelanggan Mulai Nikmati Listrik Lagi

PLN menyebut jaringan transmisi yang terganggu berhasil dipulihkan dalam waktu sekitar dua jam. Setelah itu, fokus pemulihan diarahkan pada pengoperasian kembali pembangkit listrik secara bertahap.

Hingga Sabtu (23/5) pukul 10.00 WIB, lebih dari 8,3 juta pelanggan dari total 13,1 juta pelanggan terdampak telah kembali menikmati aliran listrik. Sebanyak 157 gardu induk dari total 176 gardu terdampak juga telah beroperasi normal.

PLN mengerahkan ratusan personel selama 24 jam di wilayah terdampak, mulai dari Jambi, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Utara, hingga Aceh. Namun bagi Lia, pemulihan teknis tak otomatis mengembalikan pendapatan yang hilang semalam.

“Pas kejadian seperti semalam baru kepikiran kenapa enggak beli genset dari dulu,” ucapnya sambil tertawa pahit.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: tvrinews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top