Googlebooks Murah Segera Hadir, Chromebooks Terancam Pensiun Dini

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Rabu, 27 Mei 2026 | 16:26:01 WIB
Google mengumumkan rencana peluncuran Googlebooks dengan harga terjangkau dalam 12-18 bulan ke depan.

ACEH — Dalam wawancara dengan Chrome Unboxed, VP dan General Manager ChromeOS Google, John Maletis, mengungkapkan bahwa jajaran perdana Googlebooks memang akan menyasar segmen premium. Namun, ia menegaskan bahwa perangkat yang lebih terjangkau sudah masuk peta jalan perusahaan.

“Kami selalu berkomitmen menghadirkan teknologi yang memungkinkan produktivitas dan akses informasi tanpa memandang harga. Seiring waktu, harga akan turun, tetapi perangkat pertama ini benar-benar premium,” ujar Maletis.

Apa Artinya bagi Chromebook yang Sudah Beredar?

Google masih akan merilis Chromebook baru hingga tahun depan dan menjamin pembaruan perangkat lunak jangka panjang untuk perangkat yang sudah ada. Beberapa Chromebook bahkan akan mendapat opsi migrasi ke pengalaman Googlebooks.

Namun, sinyalnya jelas: jika Googlebooks kelak menyasar kelas harga yang sama dengan Chromebook — kisaran Rp 3-8 juta — perbedaan antara kedua lini akan lenyap. Googlebooks menawarkan aplikasi Android asli, fitur AI Gemini, dan pengalaman laptop yang lebih modern.

Mengapa Ini Soal Besar untuk Pendidikan di Indonesia?

Chromebook selama ini menjadi tulang punggung digitalisasi sekolah di banyak negara, termasuk Indonesia, karena harga murah, mudah dikelola, dan ringan. Kementerian Pendidikan dan sekolah-sekolah swasta telah mengadopsi Chromebook dalam jumlah besar.

Jika Google menghentikan Chromebook dan menggantinya dengan Googlebooks, sekolah-sekolah harus bersiap dengan perubahan ekosistem perangkat, sistem operasi, hingga biaya lisensi dan manajemen perangkat. Googlebooks berbasis Android — bukan ChromeOS — yang berarti aplikasi dan antarmuka pengelolaan akan berbeda total.

Kapan Googlebooks Murah Mulai Dijual?

Google belum menyebutkan jadwal pasti. Maletis hanya mengatakan perangkat pertama akan “super premium,” kemungkinan besar dengan harga di atas $999 (sekitar Rp 16 juta). Model murah diperkirakan menyusul dalam 12-18 bulan ke depan, tergantung respons pasar terhadap lini perdana.

Yang jelas, strategi jangka panjang Google kini berpusat pada Googlebooks. Chromebook — yang lahir pada 2011 sebagai jawaban atas dominasi Windows di ruang kelas — perlahan akan dipensiunkan.

Apakah Googlebooks Murah Akan Sepopuler Chromebook?

Belum tentu. Chromebook sukses karena sederhana: booting cepat, manajemen cloud, dan keamanan bawaan. Googlebooks, dengan Android dan Gemini AI, justru lebih kompleks. Untuk pasar pendidikan, kesederhanaan seringkali lebih penting daripada kecanggihan fitur.

Google harus membuktikan bahwa Googlebooks murah bisa mempertahankan kemudahan yang membuat Chromebook dicintai sekolah-sekolah di Indonesia. Jika tidak, transisi ini bisa menjadi bumerang.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: androidauthority.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top