BANDA ACEH — Empat jadwal pelayaran dari Banda Aceh menuju Sabang beroperasi penuh pada hari ini, Selasa (2 Juni 2026). Rute ini melayani penumpang yang hendak menyeberang ke Pulau Weh menggunakan kapal cepat milik PT ASDP Indonesia Ferry.
Jadwal pertama dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, diberangkatkan pukul 08.00 WIB. Pelayaran kedua menyusul pada pukul 09.00 WIB. Dua jadwal tambahan tersedia pada sore hari, yakni pukul 16.00 WIB dan pukul 17.00 WIB.
Waktu tempuh perjalanan dari Banda Aceh ke Sabang sekitar 45 menit hingga satu jam, tergantung kondisi cuaca. Kapal yang digunakan merupakan kapal cepat berkapasitas penumpang dan kendaraan roda dua.
Tarif tiket untuk penumpang dewasa berkisar Rp 35.000 hingga Rp 50.000 per orang, tergantung kelas. Penumpang diwajibkan membawa kartu identitas asli dan mematuhi protokol keselamatan pelayaran.
Untuk kendaraan roda dua, biaya tambahan dikenakan sesuai ketentuan PT ASDP. Tiket dapat dibeli langsung di loket pelabuhan atau melalui aplikasi Ferizy milik ASDP.
Rute Banda Aceh–Sabang merupakan jalur transportasi laut utama bagi warga Pulau Weh. Tidak ada jalur udara langsung ke Sabang, sehingga kapal laut menjadi moda andalan bagi penduduk setempat, pegawai pemerintah, serta wisatawan domestik dan mancanegara.
Sabang sendiri merupakan kota wisata bahari yang dikenal dengan destinasi snorkeling, Pantai Iboih, dan Taman Laut Rubiah. Lonjakan penumpang biasanya terjadi pada akhir pekan dan musim liburan.
Untuk perjalanan pulang dari Sabang ke Banda Aceh, kapal juga beroperasi sebanyak empat kali pada hari yang sama. Jadwal keberangkatan dari Pelabuhan Sabang pukul 08.00 WIB, 09.00 WIB, 16.00 WIB, dan 17.00 WIB.
Calon penumpang disarankan tiba di pelabuhan setidaknya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan untuk proses boarding dan pemeriksaan tiket.
Tiket kapal rute Banda Aceh–Sabang bisa dibeli langsung di loket Pelabuhan Ulee Lheue pada hari keberangkatan. Pembelian secara online juga tersedia melalui aplikasi Ferizy atau situs resmi PT ASDP Indonesia Ferry.
Pelayaran dapat ditunda atau dibatalkan jika kondisi cuaca di Selat Malaka dan perairan sekitar Sabang dinyatakan tidak aman. Informasi terkini mengenai cuaca dan operasional kapal bisa dipantau melalui akun media sosial resmi PT ASDP atau menghubungi call center pelabuhan.