LANGSA — Rapat kerja KONI Kota Langsa tahun 2026 tidak hanya membahas anggaran dan target prestasi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dengan dunia pendidikan. Ketua KONI Kota Langsa, Saifullah, menyebut kerja sama dengan IAIN Langsa dan Unsam diharapkan mampu mempercepat pencarian atlet-atlet berprestasi di kalangan mahasiswa.
"Semoga kerja sama dengan kedua kampus itu olahraga di Kota Langsa bisa lebih maju lagi," ujar Saifullah saat membuka raker, Sabtu (13/6).
Ketua Panitia, Rubian Harja, menjelaskan bahwa raker ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, mengevaluasi program tahun lalu untuk melihat mana yang berjalan dan mana yang stagnan. Kedua, menyusun program kerja 2026 yang realistis dan terukur. Ketiga, menyatukan visi pengurus dan pengcab agar langkah organisasi menjadi satu komando.
"Setahun ke depan program KONI mau dibawa kemana, cabor mana yang diprioritaskan, anggaran bagaimana, target prestasi apa, semua kita bedah disini," kata Rubian.
Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi KONI Aceh, H.T. Rayuan Sukma, mengingatkan bahwa PON 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat akan mempertandingkan lebih banyak cabang olahraga. Ia menilai Kota Langsa memiliki potensi untuk menjadi tuan rumah PORA di masa mendatang, sehingga pembinaan atlet dan sarana-prasarana harus dipersiapkan sejak sekarang.
Rayuan juga menyampaikan sejumlah hasil Rakernas KONI Pusat, termasuk kewajiban mematuhi aturan organisasi dan penerimaan anggota baru yang lebih selektif. Khusus untuk cabang olahraga Domino, meskipun diterima secara nasional, Aceh tidak ikut serta karena bertentangan dengan nilai-nilai kearifan daerah dan syariat Islam.
Rektor IAIN Langsa, H Ismail Fahmi Arrauf Nasution, mengapresiasi KONI yang memilih kampusnya sebagai lokasi raker. Menurutnya, kehadiran KONI di kampus menjadi simbol bahwa dunia pendidikan dan olahraga memiliki tujuan yang sama: membentuk manusia unggul, berkarakter, sehat jasmani, cerdas intelektual, dan kuat spiritual.
"Prestasi olahraga bukan hanya datang dari atlet, tetapi juga didukung dari solidaritas pengurus KONI Langsa. IAIN siap mendukung KONI dalam mencari atlet-atlet berprestasi," ungkapnya.
Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, yang diwakili Asisten III Setda Kota Langsa, Maimun, berharap raker ini melahirkan gagasan inovatif dan langkah konkret yang mampu meningkatkan kualitas atlet, pelatih, dan organisasi olahraga. Targetnya, Kota Langsa bisa sukses pada PORA XV Aceh Jaya dan berbagai ajang olahraga lainnya.
"Raker KONI Kota Langsa Tahun 2026 diharapkan menghasilkan program-program strategis yang mampu memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan prestasi olahraga daerah, serta menjadi pijakan menuju kesuksesan," pungkas Maimun.