BANDA ACEH — PPIH Embarkasi Aceh mencatat sebanyak 1.567 jamaah haji asal provinsi itu telah kembali ke tanah air melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar. Mereka tergabung dalam empat kloter pertama yang tiba secara bertahap.
Rinciannya, kloter pertama membawa 393 orang, kloter kedua 391 orang, kloter ketiga 392 orang, dan kloter keempat 391 orang. Seluruh jamaah dinyatakan dalam kondisi selamat setelah menempuh penerbangan dari Arab Saudi.
12 Jamaah Meninggal, 9 Masih Dirawat di RS Arab Saudi
PPIH melaporkan sebanyak 12 jamaah haji asal Aceh meninggal dunia selama menjalani ibadah di tanah suci. Mereka dikebumikan di sejumlah pemakaman di Makkah dan Madinah akibat masalah kesehatan yang diderita.
Sementara itu, sembilan jamaah lainnya masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Tujuh orang dirawat di Makkah dan dua lainnya di Madinah. PPIH memastikan seluruh pasien mendapatkan pendampingan dari petugas haji yang berada di lokasi.
Total 5.484 Jamaah Diberangkatkan, 3.905 Masih di Arab Saudi
Secara keseluruhan, PPIH Embarkasi Aceh memberangkatkan 5.484 jamaah haji ke tanah suci pada musim haji tahun ini. Dari jumlah tersebut, 3.905 orang yang tergabung dalam sepuluh kloter masih berada di Arab Saudi.
Para jamaah yang belum pulang masih mengantri untuk diterbangkan melalui Bandara Internasional Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Proses pemulangan dijadwalkan berlangsung hingga 30 Juni 2026.
PPIH Pantau Proses Pemulangan hingga Seluruh Jamaah Kembali ke Daerah
Arijal menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan petugas haji di Arab Saudi untuk memastikan kelancaran proses pemulangan. Pelayanan kesehatan bagi jamaah yang masih dirawat juga menjadi prioritas utama.
"Kita terus memastikan pelayanan kesehatan hingga pemulangan jamaah berjalan lancar hingga seluruh jamaah kembali ke daerah masing-masing," kata Arijal di Banda Aceh, Jumat.