BANDA ACEH — Sebanyak 57 keluarga kurang mampu di ibu kota Provinsi Aceh kini memiliki hunian yang lebih layak. Baitul Mal Kota Banda Aceh merampungkan pembangunan 30 rumah baru sekaligus merehabilitasi 27 unit rumah warga yang sebelumnya tak layak huni sepanjang tahun 2025.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan langsung kunci rumah kepada 11 penerima manfaat dalam sebuah seremoni di Pendopo Wali Kota, Jumat (12/6/2026). Penyerahan ini menjadi penanda tuntasnya seluruh program bantuan rumah tahun lalu.
Illiza menjelaskan bahwa seluruh biaya pembangunan dan rehabilitasi rumah bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun Baitul Mal Kota Banda Aceh. Tidak ada alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Alhamdulillah kami menyerahkan rumah yang sudah selesai dibangun. Kami juga telah melihat kondisi rumah lama yang sangat tidak layak. Insyaallah rumah ini bisa menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman, tempat beribadah, mencari rezeki, dan berkumpul bersama keluarga,” kata Illiza, Sabtu (13/6/2026).
Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh Yusuf Al Qardhawy mengungkapkan bahwa mayoritas penerima manfaat sebelumnya tinggal di rumah yang tidak memenuhi standar kelayakan huni. Kondisi itu dinilai berpotensi membahayakan keselamatan dan kesehatan penghuninya.
“Rumah-rumah ini sebenarnya sudah selesai dibangun sejak beberapa waktu lalu. Namun penyerahan secara langsung baru dapat dilakukan hari ini sehingga seluruh penerima manfaat dapat segera menempati rumah mereka,” ujar Yusuf.
Yusuf menambahkan bahwa program ini mendapat sambutan emosional dari warga. Banyak penerima manfaat yang tak bisa menahan tangis bahagia saat menerima kunci rumah baru yang telah lama diimpikan.
“Rata-rata penerima menangis haru. Mereka merasa sangat terbantu karena program ini murni gratis dan tidak membutuhkan orang dalam,” katanya.
Yusuf mengajak para muzaki, pelaku usaha, serta lembaga yang beroperasi di Banda Aceh untuk menyalurkan zakat melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh. Menurutnya, semakin besar dana zakat yang terkumpul, semakin banyak keluarga miskin yang bisa terbantu.
“Semakin banyak zakat yang disalurkan melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh, semakin banyak masyarakat yang bisa kita bantu dan semakin banyak rumah layak huni yang dapat kita bangun untuk warga yang membutuhkan,” ujarnya.