Pencarian

Harga Pertamax Turun ke Rp 15.950, Pertamax Turbo Rp 18.300: Ini Perhitungannya untuk Dompet Anda

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 16:38:01 WIB
Harga Pertamax Turun ke Rp 15.950, Pertamax Turbo Rp 18.300: Ini Perhitungannya untuk Dompet Anda
Petugas mengisi bahan bakar Pertamax di SPBU di Banda Aceh, Aceh, pada Selasa (4/2/2025).

ACEH — Penyesuaian harga ini berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia dan langsung efektif. Bagi Anda yang mengandalkan Pertamax untuk mobil atau motor harian, selisih Rp 300 per liter mungkin terlihat kecil, tapi mari kita hitung dampaknya terhadap pengeluaran bulanan.

Simulasi Penghematan: Berapa yang Bisa Anda Hemat per Bulan?

Untuk kendaraan dengan konsumsi rata-rata 10 km/liter dan jarak tempuh 50 km per hari, kebutuhan bensin sekitar 150 liter per bulan. Dengan penurunan Rp 300, Anda menghemat Rp 45.000 per bulan.

Pemilik Pertamax Turbo dengan pemakaian serupa akan merasakan penghematan lebih besar: Rp 150.000 per bulan berkat penurunan Rp 1.000 per liter.

Posisi Harga Terbaru di Tengah Lini BBM Pertamina

Dengan harga baru ini, jarak antara Pertamax dan Pertamax Turbo kini melebar menjadi Rp 2.350 per liter. Sebelumnya, selisih keduanya hanya Rp 1.050 karena penurunan yang tidak proporsional kali ini.

Perlu dicatat, harga Pertamax Turbo yang kini Rp 18.300 masih berada di bawah harga Pertamax Racing yang menyentuh angka jauh lebih tinggi. Namun, untuk konsumen awam, pilihan paling rasional tetap berada di Pertamax dan Pertamax Turbo.

Catatan: Bukan Harga Termurah di Kelasnya

Meski turun, harga Pertamax masih lebih mahal dibandingkan beberapa BBM nonsubsidi dari kompetitor seperti Shell Super yang kerap menawarkan promo. Namun, jaringan SPBU Pertamina yang jauh lebih luas menjadi nilai jual utama.

Kritik yang perlu dilontarkan: penurunan ini belum tentu diikuti kualitas layanan yang merata di semua SPBU. Beberapa daerah masih kerap mengalami kelangkaan stok Pertamax, terutama di jalur luar Jawa.

Kesimpulan: Tetap Beban, Tapi Sedikit Lebih Ringan

Penurunan harga ini adalah kabar baik di tengah tren kenaikan harga pangan dan kebutuhan pokok. Namun, jangan berharap banyak—penghematan Rp 45 ribu hingga Rp 150 ribu per bulan tidak akan mengubah pola pengeluaran secara signifikan.

Rekomendasi kami: tetap isi sesuai kebutuhan, jangan menimbun. Harga BBM nonsubsidi bersifat fluktuatif dan bisa berubah lagi bulan depan mengikuti harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.

Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks