ACEH — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir bersama Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Indah Dhamayanti Putri memimpin seremoni peluncuran di Jakarta. Acara ini dihadiri perwakilan kementerian, pengelola sirkuit, dan pelaku industri pariwisata.
Direktur Utama InJourney Maya Watono menyebut MotoGP sebagai etalase promosi Indonesia ke panggung global. Jangkauan siarannya mencapai 670 juta penonton di lebih dari 200 negara.
"Ajang ini memperkuat citra Indonesia sekaligus mendorong lahirnya talenta lokal yang mampu bersaing di level internasional," kata Maya.
Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri memaparkan data konkret dampak MotoGP bagi daerah. Lebih dari 600 pelaku UMKM lokal terlibat dalam setiap penyelenggaraan.
"Mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, okupansi hotel, aktivitas penerbangan, hingga perputaran ekonomi masyarakat," ujar Indah menjelaskan manfaat yang dirasakan langsung.
Ajang ini juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar kawasan Mandalika. Sejumlah putra-putri Indonesia kini menjadi marshal berstandar internasional.
Kehadiran pembalap muda seperti Mario Aji dan Veda Ega Pratama menjadi angin segar bagi otomotif Tanah Air. Menpora Erick Thohir menegaskan MotoGP Mandalika adalah bagian strategis dari pengembangan sport tourism dan industri olahraga nasional.
"Lebih dari sekadar balapan, MotoGP Mandalika menjadi etalase yang menampilkan keindahan alam, budaya, dan keramahan Indonesia di panggung internasional," ujarnya.
Pemerintah Provinsi NTB optimistis penyelenggaraan tahun ini akan mengukuhkan Mandalika sebagai ikon sport tourism. Keindahan pantai, kekayaan budaya, dan infrastruktur berstandar global menjadi modal utama.
Indah menambahkan, "MotoGP Mandalika adalah kebanggaan Indonesia. Kami ingin seluruh masyarakat Indonesia memiliki rasa memiliki terhadap event ini."
Penjualan tiket resmi kini sudah dimulai untuk tiga kelas: Moto3, Moto2, dan MotoGP. Rangkaian menuju balapan utama di Oktober pun resmi dimulai.