ACEH — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan penguatan metode OMC melalui pemanfaatan teknologi, termasuk drone, telah dibahas dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Selasa (28/7/2026). Rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto itu dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, dan kepala lembaga terkait.
AHY menjelaskan, pengembangan teknologi menjadi kunci agar operasi modifikasi cuaca lebih efektif dan tepat sasaran. "OMC ini juga sudah dilakukan selama ini tapi terus diantisipasi dengan mensimulasikan, memproyeksikan beberapa minggu atau bulan ke depan," kata AHY usai rapat.
Pemanfaatan drone dinilai mampu menjangkau area yang sulit diakses pesawat konvensional, terutama untuk penyemaian awan di titik-titik strategis. Langkah ini juga diharapkan dapat mendukung mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menjaga ketersediaan air di tengah ancaman kekeringan.
Pemerintah tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga memperkuat koordinasi antar kementerian dan lembaga. "Ini akan terus dilakukan tentu kolaborasi antar berbagai stakeholders," ujar AHY menegaskan.
Rapat terbatas tersebut juga membahas proyeksi cuaca beberapa pekan ke depan sebagai dasar pengambilan keputusan. Kementerian Lingkungan Hidup sebelumnya telah meminta kepala daerah mewaspadai El Nino, terutama risiko kebakaran di tempat pembuangan akhir (TPA).
Presiden Prabowo sebelumnya juga memanggil Menteri Kehutanan dan Kepala BMKG ke Istana untuk mengantisipasi karhutla akibat El Nino. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi fenomena iklim yang kerap memicu bencana di Indonesia.
AHY menambahkan, OMC akan terus disimulasikan secara berkala dengan memproyeksikan kondisi beberapa minggu hingga bulan ke depan. Langkah ini penting mengingat El Nino kerap menyebabkan musim kemarau lebih panjang dan kering dari biasanya.
Dengan kombinasi teknologi drone dan proyeksi cuaca yang akurat, pemerintah optimistis dampak El Nino dapat diminimalkan. Operasi modifikasi cuaca menjadi salah satu instrumen andalan selain upaya pencegahan karhutla dan pengelolaan sumber daya air.