Pencarian

Suhu Udara di Banda Aceh Tembus 36,4 Derajat Celsius, Tertinggi Nasional, Dua Stasiun di Aceh Besar Dominasi Peringkat Atas BMKG

Selasa, 28 Juli 2026 • 16:51:01 WIB
Suhu Udara di Banda Aceh Tembus 36,4 Derajat Celsius, Tertinggi Nasional, Dua Stasiun di Aceh Besar Dominasi Peringkat Atas BMKG
Sejumlah warga melintas di bawah terik matahari saat suhu udara di Banda Aceh mencapai 36,4 derajat Celsius, tertinggi secara nasional.

BANDA ACEH — Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk periode pengamatan 27 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga 28 Juli 2026 pukul 07.00 WIB kembali menempatkan Banda Aceh sebagai kota terpanas di Indonesia. Suhu maksimum di Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda mencapai 36,4 derajat Celsius, naik 0,9 derajat dibandingkan catatan hari sebelumnya yang sebesar 35,5 derajat Celsius.

Aceh Satu-satunya Provinsi dengan Dua Stasiun di Peringkat Teratas

Uniknya, Aceh menjadi satu-satunya provinsi yang mendominasi dua peringkat tertinggi nasional. Stasiun Klimatologi Aceh di Indrapuri, Aceh Besar, mencatat suhu 36,2 derajat Celsius, hanya terpaut 0,2 derajat dari posisi pertama. Peringkat ketiga ditempati Stasiun Meteorologi Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur dengan 35,2 derajat Celsius.

Posisi keempat dan seterusnya diisi oleh Stasiun Meteorologi Sultan Hasanuddin di Maros (35,1°C), BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan (35,0°C), dan Stasiun Meteorologi Rahadi Oesman di Ketapang, Kalimantan Barat (35,0°C).

Penyebab Suhu Ekstrem: Kemarau dan El Nino

Kepala BBMKG Wilayah I Medan melalui keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa cuaca panas yang terjadi dipengaruhi dominasi kondisi cerah. Radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi menjadi lebih optimal karena minimnya pembentukan awan hujan akibat musim kemarau.

Fenomena El Nino yang masih aktif turut memperkuat kondisi ini. Berkurangnya tutupan awan pada siang hari menyebabkan permukaan bumi menerima paparan sinar matahari lebih lama, terutama pada pukul 11.00 hingga 15.00 WIB.

Imbauan untuk Kelompok Rentan dan Pekerja Luar Ruangan

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko dehidrasi dan kelelahan akibat paparan panas (heat exhaustion). Warga disarankan memperbanyak konsumsi air putih dan membatasi aktivitas di luar ruangan pada jam-jam puncak panas.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta pekerja yang banyak beraktivitas di luar ruangan diminta lebih berhati-hati. Penggunaan pelindung kepala seperti topi atau payung serta pakaian yang ringan dan mudah menyerap keringat sangat dianjurkan selama periode suhu tinggi berlangsung.

Bagikan
Sumber: nukilan.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks