BMKG Malikussaleh Peringatkan Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Aceh Timur dan Langsa

Penulis: Teuku Fahreza  •  Minggu, 20 September 2026 | 12:31:31 WIB

LHOKSEUMAWE — Forecaster BMKG Malikussaleh, Riki, menyebut kondisi cuaca pagi hari di wilayah perairan enam kabupaten/kota secara umum didominasi berawan hingga mendung. Meski begitu, hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di sejumlah titik Aceh Timur dan Kota Langsa.

Memasuki sore hari, potensi hujan masih bertahan di beberapa wilayah, terutama daerah bertopografi pegunungan dan kawasan perbatasan Aceh Utara. Warga diminta memantau perkembangan cuaca karena hujan bisa disertai petir dan angin kencang.

Wilayah yang Perlu Meningkatkan Kewaspadaan

BMKG mengimbau masyarakat di empat wilayah utama untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca mendadak. Keempat wilayah itu adalah Aceh Timur, Langsa, Lhokseumawe, dan Aceh Utara.

Peringatan ini menyasar warga yang beraktivitas di luar ruangan, termasuk nelayan dan pengendara yang melintasi jalur perbatasan antarkabupaten.

Gelombang Laut Masih Aman untuk Nelayan

Kondisi gelombang laut pada pagi hingga sore hari tergolong relatif baik. Gelombang di perairan Lhokseumawe dan Selat Malaka bagian utara diperkirakan berkisar 0 hingga 1 meter.

Angka itu membuat kondisi perairan masih cukup aman bagi aktivitas nelayan setempat. Meski demikian, BMKG tetap meminta nelayan memantau informasi cuaca resmi sebelum melaut.

Risiko di Darat: Jalan Licin hingga Pohon Tumbang

Selain hujan dan petir, BMKG mengingatkan dampak cuaca buruk yang bisa terjadi di daratan. Jalan licin dan genangan air berpotensi muncul di ruas jalan yang dilintasi warga.

Angin kencang juga berisiko menumbangkan pohon dan merusak bangunan. Warga diminta berhati-hati saat berkendara maupun beraktivitas di luar rumah.

Pantau Informasi Cuaca Resmi

BMKG menekankan pentingnya memantau informasi cuaca resmi, khususnya saat kondisi berubah secara tiba-tiba. Informasi itu menjadi acuan utama bagi warga di Aceh Timur, Langsa, Lhokseumawe, dan Aceh Utara.

Perubahan cuaca yang cepat di wilayah pesisir dan pegunungan Aceh membuat kewaspadaan dini menjadi kunci mengurangi risiko korban maupun kerugian material.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top