LHOKSEUMAWE — Puluhan tim medis diterjunkan untuk melayani pemeriksaan gula darah, tekanan darah, asam urat, dan kolesterol bagi warga pesisir Aceh Utara. Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga menerima sosialisasi keamanan dan keselamatan operasi industri hulu migas.
Field Manager PHE NSO, Riski Kushardani, menegaskan bahwa kolaborasi antara perusahaan, aparat, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya lingkungan operasi yang aman dan kondusif. "Jika komunikasi sudah baik dan saling pengertian, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, kondusif dan mendukung operasi tanpa hambatan," ujarnya dalam keterangan yang diterima baru-baru ini.
Sinergi Perusahaan dan TNI AL untuk Masyarakat Pesisir
Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi strategis antara korporasi dan institusi pertahanan. PHE NSO, yang merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 1 (PHR Zona 1), berkomitmen memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasinya.
Komandan Lanal (Danlanal) Lhokseumawe, Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi, menyebut kegiatan ini bukan sekadar pemberian bantuan. "Kegiatan ini bukan sekadar memberikan bantuan tetapi menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi serta memperkuat sinergi," ungkapnya.
Layanan Rujukan Rumah Sakit Disiapkan untuk Warga
Para nelayan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut tidak perlu khawatir. Danlanal memastikan koordinasi dengan rumah sakit daerah di Lhokseumawe telah dilakukan untuk memfasilitasi rujukan pasien. "Apabila memerlukan rujukan, kami sudah berkoordinasi dengan rumah sakit daerah di Lhokseumawe," tambah Bondan.
Selain layanan medis, para peserta juga mendapatkan rekomendasi gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko penyakit. Ratusan paket sembako turut dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam kegiatan yang berlangsung di Desa Bantayan tersebut.
Tentang Operasi PHE NSO di Selat Malaka
PT Pertamina Hulu Energi North Sumatera Offshore (PHE NSO) merupakan salah satu wilayah kerja di bawah Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1. Perusahaan ini menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi migas di lepas pantai timur laut Sumatera, tepatnya di Selat Malaka, Provinsi Aceh, dengan basis dukungan operasi darat di Kota Lhokseumawe.
Seluruh kegiatan operasional PHE NSO berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) serta Badan Pengawasan Migas Aceh (BPMA). Perusahaan juga menjalankan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang mencakup bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan tanggap bencana untuk mendukung pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.