Pencarian

Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp50,63 Triliun Sepanjang 2026, Ini Rinciannya

Rabu, 09 September 2026 • 14:46:01 WIB
Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp50,63 Triliun Sepanjang 2026, Ini Rinciannya
Bank Mandiri membagikan dividen total Rp50,63 triliun sepanjang 2026, terdiri atas dividen tahun buku 2025 dan dividen interim tahun buku 2026.

ACEH — Keputusan membagikan dividen di tengah agresivitas ekspansi kredit menjadi sinyal positif bagi investor. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, menilai langkah ini mencerminkan profitabilitas dan ketahanan permodalan Bank Mandiri yang solid.

"Pembagian dividen interim BMRI sebesar Rp6,16 triliun atau Rp66 per saham menunjukkan kuatnya kapasitas profitabilitas dan permodalan Bank Mandiri," ujar Nafan dalam keterangan resmi, Rabu (9/9/2026).

Rincian Total Dividen yang Dibagikan ke Pemegang Saham

Secara akumulasi sepanjang kalender 2026, total nilai dividen yang disalurkan Bank Mandiri mencapai sekitar Rp50,63 triliun. Jumlah ini setara dengan Rp542,95 per saham bagi para pemegang saham.

Distribusi tersebut merupakan gabungan dari dua skema. Pertama, dividen untuk tahun buku 2025 yang nilainya mencapai Rp44,47 triliun atau Rp476,95 per saham. Kedua, dividen interim untuk tahun buku 2026 yang baru saja diumumkan senilai Rp6,16 triliun.

Kinerja Kredit dan Kualitas Aset Jadi Penopang

Kebijakan dividen yang gemuk ini tidak terlepas dari pertumbuhan bisnis yang masih moncer. Nafan menyebutkan, realisasi penyaluran kredit dan pengumpulan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 17,6 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Pertumbuhan double digit itu berdampak langsung pada profitabilitas. Laba bersih Bank Mandiri tercatat meningkat 22,3 persen YoY.

Yang menarik, pertumbuhan tersebut tidak mengorbankan kesehatan fundamental. Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross masih terjaga di level rendah, yakni 1 persen. Artinya, ekspansi dilakukan dengan selektif dan prudent.

Daya Tarik Ganda bagi Investor BMRI

Kemampuan membagikan dividen besar di tengah ekspansi menunjukkan ruang permodalan yang memadai. Nafan menilai perseroan berhasil menyeimbangkan kebutuhan modal untuk pengembangan usaha dengan kewajiban memberikan imbal hasil (yield) kepada pemegang saham.

Kondisi ini membuat saham BMRI memiliki daya tarik ganda. Investor tidak hanya berpotensi memperoleh pendapatan rutin dari dividen, tetapi juga capital gain dari potensi pertumbuhan harga saham seiring membaiknya kinerja perseroan.

Kombinasi antara imbal hasil dividen yang atraktif dan prospek pertumbuhan yang solid menjadi katalis positif bagi pergerakan saham bank BUMN ini ke depan.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks