BANDA ACEH — Kompetisi futsal antar-pelajar terbesar di Aceh tahun ini resmi dimulai. Sebanyak 42 tim dari SMA dan SMK se-provinsi akan saling sikut selama tiga hari ke depan, 4 hingga 6 September 2026, untuk menentukan siapa yang layak melaju ke tingkat regional.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan penampilan drum band di GOR KONI Banda Aceh. Tahun ini merupakan penyelenggaraan keempat kalinya bagi Aceh, dan jumlah peserta dinilai meningkat signifikan.
Peluang Lebih Besar ke Tingkat Nasional
Head of Sales Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) XLSmart, Dani Fardian, menyebut ajang ini merupakan wadah untuk menjaring bakat-bakat muda futsal di Aceh. Ia optimistis tim dari provinsi paling barat Indonesia ini bisa berbicara banyak di kancah nasional.
"Saya sangat optimistis. Kita lihat dari cara bermain dan semangatnya luar biasa. Tim futsal Aceh, anak-anak remajanya luar biasa," ujar Dani usai membuka ANC 2026 di GOR KONI Banda Aceh.
Kunci optimisme itu juga datang dari perubahan peta persaingan. Pada edisi sebelumnya, wakil Aceh harus terbang jauh ke Palembang untuk babak lanjutan. Kini, pembagian wilayah regional ditempatkan lebih dekat, yakni bersama Medan, Riau, dan Batam.
"Kesempatan tim futsal Aceh untuk mewakili regional ke tingkat nasional akan lebih besar karena jaraknya sudah lebih dekat," katanya menambahkan.
Laga Pembuka: Aceh Tengah Menang Telak
Setelah seremoni pembukaan, pertandingan langsung berjalan sengit dengan sistem gugur. Pada laga pertama, wakil dari Aceh Tengah sukses menekuk perlawanan SMA Negeri 2 Banda Aceh dengan skor tipis 2-0.
Laga lain yang menyedot perhatian mempertemukan dua tim ibu kota provinsi, yakni SMA Negeri 4 Banda Aceh melawan SMA Negeri 7 Banda Aceh. Duel bertetangga ini berlangsung alot dan disaksikan ratusan suporter dari kedua kubu yang memadati tribun GOR KONI.
Jadwal dan Sistem Pertandingan
Dengan total 42 tim peserta, seluruh laga dipastikan berlangsung padat selama tiga hari pelaksanaan. Sistem gugur langsung diterapkan sehingga setiap tim harus tampil maksimal sejak laga pertama untuk menjaga asa melaju ke babak berikutnya.
Pemenang di tingkat Aceh nantinya berhak mewakili provinsi untuk berlaga di babak regional. Setelah melewati hadangan tim-tim dari Medan, Riau, dan Batam, barulah perjalanan berlanjut ke tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Senayan, Jakarta.