ACEH — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meresmikan hasil revitalisasi tiga sekolah Muhammadiyah di Kota Batu. Peresmian ini bagian dari program nasional yang menargetkan perbaikan 71.744 sekolah sepanjang tahun ini. Berikut fakta lengkapnya.
Program revitalisasi sekolah menyasar lembaga pendidikan negeri maupun swasta di seluruh Indonesia. Kota Batu menjadi salah satu daerah yang lebih dulu menuntaskan pengerjaannya. Berikut sejumlah fakta yang perlu diketahui dari peresmian tersebut.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Dr Abdul Mu'ti, M.Ed meresmikan wajah baru tiga sekolah Muhammadiyah sekaligus di Kota Batu. Ketiganya adalah TK ABA 2, SMP Muhammadiyah 8, dan SMK Muhammadiyah 1 Batu. Peresmian ini turut didampingi Wali Kota Batu Nurochman.
Revitalisasi ini masuk dalam Proyek Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI Prabowo Subianto bertema Mewujudkan Sekolah Asri. Program nasional tahun ini menargetkan revitalisasi 71.744 sekolah di seluruh Indonesia. Cakupannya meliputi lembaga pendidikan negeri maupun swasta.
Bantuan diberikan secara selektif melalui sistem pendataan nasional berbasis Dapodik. Pemerintah memprioritaskan sekolah dalam kondisi darurat, terdampak bencana seperti di Aceh, Sumatra, dan NTT, berada di wilayah 3T, hingga sekolah dengan tingkat kerusakan berat.
"Bantuan ini diberikan secara selektif melalui sistem pendataan nasional berbasis Dapodik," ujar Abdul Mu'ti.
SMP Muhammadiyah 8 Batu menerima kucuran dana revitalisasi senilai Rp 747 juta. Kepala Sekolah Windra Rizkyana menyebut dana itu dipakai membangun satu ruang kelas baru serta tiga paket toilet yang rampung akhir tahun lalu. Pengerjaannya didampingi berlapis mulai dari perencanaan hingga pelaporan akhir oleh fasilitator daerah, Dinas Pendidikan, pemprov, hingga Inspektorat pusat.
Kunjungan kerja ini juga menjadi momentum peluncuran kampanye 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Kota Batu. Para siswa diminta membiasakan bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, serta cukup tidur secara rutin.
Pemerintah Kota Batu menyiapkan investasi jangka panjang lewat program 1.000 Sarjana. Program ini memberikan pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) 100 persen melalui APBD dan dukungan CSR hingga mahasiswa menyelesaikan pendidikan. Wali Kota Nurochman berharap program tersebut memperkuat kualitas sumber daya manusia Kota Batu agar berdaya saing di dunia profesional maupun industri.
Revitalisasi tiga sekolah Muhammadiyah di Kota Batu menunjukkan perbaikan sarana pendidikan berjalan seiring pembentukan karakter siswa. Kolaborasi pusat, daerah, dan lembaga pendidikan diharapkan melahirkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.