ACEH — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah menghormati dan mengamankan seluruh investasi yang masuk ke Indonesia, baik dari dalam maupun luar negeri. Jaminan itu disampaikan saat peluncuran program hilirisasi senilai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Peluncuran tersebut mencakup ekspor perdana baterai kendaraan listrik serta 11 proyek hilirisasi yang terdiri dari komersialisasi empat proyek industri dan pembangunan tujuh proyek industri baru. Kepala Negara menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kemitraan dengan investor yang telah menanamkan modalnya di Tanah Air.
"Saya di sini tegaskan komitmen Pemerintah Republik Indonesia untuk menghormati dan mengamankan semua investasi dari mana pun yang ditanamkan di Bumi Indonesia," kata Prabowo dalam acara peluncuran program hilirisasi di kawasan IWIP, Kamis.
Berdasarkan laporan Menteri Investasi, realisasi investasi di kawasan IWIP telah mencapai sekitar 20 miliar dolar AS. Pemerintah juga mencatat rencana pengembangan investasi tambahan sebesar 7 miliar dolar AS pada masa mendatang.
Kawasan industri tersebut dilaporkan telah menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja. Serapan kerja sebesar itu menjadikan IWIP salah satu pusat hilirisasi mineral dengan dampak ketenagakerjaan terbesar di Indonesia timur.
Program hilirisasi yang diluncurkan mencakup ekspor perdana baterai kendaraan listrik, tonggak penting bagi rantai pasok nikel nasional. Sebanyak 11 proyek turut diresmikan, terdiri dari empat proyek komersialisasi industri dan tujuh proyek pembangunan industri baru di kawasan IWIP.
Prabowo menyebut pihak yang percaya kepada Indonesia dan berani bekerja sama di wilayah baru sebagai saudara. Menurutnya, menjaga mitra yang telah memberi kepercayaan kepada Indonesia merupakan persoalan kehormatan bangsa.
"Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita," ujar Presiden.
Kepala Negara menyambut baik kerja sama antara perusahaan dan mitra dari dalam maupun luar negeri. Ia berharap kemitraan tersebut mempererat hubungan sekaligus memberi manfaat bagi rakyat Indonesia dan negara mitra.
"Terima kasih atas kemitraan dan kepercayaan saudara-saudara. Semoga kemitraan kita dan persahabatan kita membawa kedua bangsa kita semakin erat, semakin dekat, dan semakin membawa manfaat untuk rakyat kita bersama," ucap Prabowo.
Peluncuran di Halmahera Tengah menegaskan posisi kawasan timur Indonesia sebagai basis pengolahan mineral. Bagi pelaku pasar, jaminan keamanan investasi dari Presiden menjadi sinyal stabilitas kebijakan yang selama ini menjadi perhatian utama investor di sektor hilirisasi.