ACEH BESAR — Kedatangan Brigjen TNI Mahesa Fitriadi disambut langsung Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah bersama Ketua Staf Ahli TP-PKK Aceh Mukarramah dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh. Penyambutan berlangsung di ruang VIP Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (18/10/2026).
Mahesa tiba bersama istrinya, Gading Mahesa Fitriadi. Penyematan kain khas Aceh dan pemakaian kupiah meukeutop mewarnai prosesi penyambutan sebagai bentuk penghormatan terhadap adat dan budaya Aceh.
Mahesa Fitriadi lahir di Kota Bakti, Kabupaten Pidie, pada 28 Oktober 1973. Ia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1995.
Sepanjang kariernya, Mahesa menempuh pendidikan staf dan komando di Tiongkok pada 2012, kemudian Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) pada 2019. Ia juga menyelesaikan pendidikan sarjana Administrasi Publik dan magister Manajemen.
Penugasannya sebagai Pangdam Iskandar Muda diharapkan memperkuat sinergi antara TNI, Pemerintah Aceh, dan berbagai unsur masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.
Mahesa resmi menjabat Pangdam Iskandar Muda setelah mengikuti serah terima jabatan yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Tandyo Budi Revita. Prosesi berlangsung di Aula A.H. Nasution, Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Ia menggantikan Mayjen TNI Joko Hadi Susilo yang mendapat penugasan baru sebagai Perwira Tinggi Sahli Tingkat III Manajemen Bidang Sistem Pertahanan Negara Kasad.
Fadhlullah menegaskan soliditas antara TNI, Pemerintah Aceh, Forkopimda, dan masyarakat penting untuk menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, kolaborasi yang sudah terbangun perlu terus diperkuat.
"Pemerintah Aceh menyambut baik kehadiran Brigjen TNI Mahesa Fitriadi sebagai Pangdam Iskandar Muda. Kami berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat semakin diperkuat, terutama dalam menjaga keamanan dan kedamaian Aceh, mendukung percepatan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh," ujar Fadhlullah.
Penyambutan turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Aceh Taufik, Bupati Aceh Besar, perwakilan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, serta para kepala satuan kerja perangkat Aceh (SKPA). Sejumlah perwira dan pejabat utama Kodam Iskandar Muda juga tampak hadir.
Pemerintah Aceh berharap kepemimpinan Mahesa Fitriadi memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan dan kedamaian. Dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Aceh menjadi fokus yang diharapkan berjalan seiring dengan tugas pokok TNI di daerah.