ACEH — Katie Goodson-Thomas meninggalkan Searchlight Pictures setelah lebih dari satu dekade untuk bergabung dengan LuckyChap International sebagai president of film. Eksekutif yang terakhir menjabat executive vice president ini akan resmi memulai posisi barunya pada awal tahun depan. Ia akan memimpin slate film bersama co-managing directors Mona Qureshi dan Tanya Qureshi.
LuckyChap International, joint venture berbasis di London antara LuckyChap dan Mediawan yang diperkenalkan pada akhir 2025, menambah kekuatan tim produksinya lewat rekrutmen ini. Katie Goodson-Thomas akan bekerja erat dengan Mona Qureshi dan Tanya Qureshi yang lebih dulu bergabung tahun ini.
Trio kepemimpinan LuckyChap International itu nantinya berkolaborasi dengan para partner LuckyChap di Amerika Serikat: Margot Robbie, Tom Ackerley, Josey McNamara, dan Milan Popelka. Struktur ini menempatkan Goodson-Thomas sebagai penanggung jawab utama pengembangan slate film perusahaan.
Selama lebih dari sepuluh tahun di Searchlight, Goodson-Thomas berperan besar memperluas kehadiran studio di Inggris. Ia terlibat dalam sejumlah film yang menuai penghargaan, termasuk The Favourite dan Poor Things garapan Yorgos Lanthimos.
Karya lain yang melewati tangannya adalah Three Billboards Outside Ebbing, Missouri dan The Banshees of Inisherin dari Martin McDonagh, serta All of Us Strangers dan The Roses. Ia juga mengawal Wild Horse Nine yang akan datang dan debut penyutradaraan Alice Birch, Sweetsick, yang dibintangi Cate Blanchett.
Mona Qureshi dan Tanya Qureshi menyebut rekam jejak Goodson-Thomas mencerminkan semangat independen yang ingin mereka bangun. "Her ambition, taste and creative instinct make her a natural fit for what we are building," ujar keduanya dalam pernyataan resmi.
Goodson-Thomas mengaku Searchlight sudah menjadi rumah kreatif yang luar biasa baginya. Namun tawaran bergabung dengan LuckyChap International dinilainya terlalu menarik untuk ditolak.
"The U.K. and Europe are full of remarkable talent, and I'm hugely ambitious about what we can find, back and get made together," katanya.
Para partner LuckyChap di AS menyambut baik kedatangan Goodson-Thomas. Mereka menilai eksekutif itu punya kemampuan tajam mengenali talenta film dan mendampingi proyek sejak awal.
"She's such a kindred spirit culturally, and we've long admired her ability to spot exceptional filmmaking talent," ujar Robbie, Ackerley, McNamara, dan Popelka.
Presiden Searchlight Matthew Greenfield menyebut kepergian Goodson-Thomas sebagai kehilangan bagi studionya. Menurut dia, LuckyChap International mendapatkan advokat yang gigih bagi para pembuat film.
Kepindahan ini menandai langkah strategis LuckyChap International yang baru berdiri. Perusahaan itu kini memadukan pengalaman studio besar dengan semangat produksi independen untuk pasar Inggris dan Eropa.