ACEH — Ford Mustang Mach-E 2027 kini dibekali baterai 88 kWh dan 91 kWh yang lebih besar, menghapus opsi standar 70 kWh yang sebelumnya jadi varian termurah. Perubahan ini berdampak langsung ke jarak tempuh, tapi soal rasa berkendara, Mach-E masih belum mampu menggantikan sensasi V-8 Mustang konvensional.
Mustang Mach-E memang sempat dianggap sebagai "pengkhianatan" bagi sebagian penggemar Mustang. Empat pintu, lima kursi, dan penggerak listrik murni jelas bukan resep klasik pony car. Tapi Ford punya alasan kuat: SUV listrik kompak ini laris di pasar global, dan untuk model tahun 2027 mereka menyempurnakan salah satu kelemahan utamanya, yaitu kapasitas baterai.
Perubahan paling signifikan di Mach-E 2027 ada di sektor baterai. Ford menghapus pilihan baterai standar 70 kWh yang sebelumnya jadi basis varian Select dan Premium. Kini kedua trim tersebut langsung memakai paket 88 kWh, sementara trim GT dan Rally memakai baterai 91 kWh.
Artinya, pembeli varian bawah tak lagi bisa memilih baterai kecil untuk menekan harga. Ford tampaknya ingin memastikan semua Mach-E punya jarak tempuh yang kompetitif sejak awal.
Soal tenaga, Mach-E punya beberapa varian motor. Versi RWD Select dan Premium memakai satu motor dengan output 264 atau 272 hp. Sementara varian AWD di keempat trim mengandalkan dua motor, dengan output 325 hingga 370 hp untuk Select dan Premium AWD.
Puncaknya ada di GT dan GT Performance yang hanya tersedia AWD. Dua motor di model ini menghasilkan 480 hp dan torsi hingga 600 pound-feet. Khusus GT dengan paket Performance upgrade dan Mach-E Rally, torsi melonjak ke 700 pound-feet.
Dalam pengujian Car and Driver, Mach-E GT Performance mencatat akselerasi 0–60 mph dalam 3,7 detik. Angka ini menyamai Mustang GT V-8 terakhir yang pernah mereka uji. Varian Rally bahkan lebih cepat lagi, 3,1 detik. Sementara Select RWD mencatat 5,6 detik.
Sebagai perbandingan, Hyundai Ioniq 5 Limited AWD mencatat 4,6 detik dan Ioniq 5 XRT AWD 4,5 detik dalam pengujian yang sama. Artinya, versi GT Mach-E masih lebih gesit dari rival Korea tersebut.
Dari pengujian sebelumnya terhadap Mach-E Select RWD, karakter berkendara model ini tergolong halus dan nyaman. Tapi tidak terlalu menghibur untuk pengemudi yang mencari sensasi. Varian bertenaga lebih tinggi memang lebih responsif dan engaging dibandingkan kebanyakan rival, tapi tetap tidak bisa meniru sensasi letupan V-8 Mustang.
Ketiadaan suara mesin V-8 menjadi catatan tersendiri. Mach-E cepat, tapi tidak punya "guntur" yang membuat Mustang konvensional terasa istimewa. Di jalan berkelok, SUV listrik ini juga belum bisa menyamai thrills yang ditawarkan Mustang bensin.
Ford menambahkan paket Trail seharga USD 2.295 untuk model 2027. Paket ini hanya bisa dipesan pada trim Select AWD, dengan suspensi yang dinaikkan dan disetel khusus, steering rack yang dipinjam dari trim Rally, serta velg 19 inci.
Soal pengisian daya, semua Mach-E mendukung DC fast-charging hingga 150 kW. Unit pengisian portabel bawaan bisa menambah hingga 30 mil range per malam jika dicolok ke stopkontak 120 volt. Jika memakai outlet 240 volt, Ford mengklaim baterai bisa terisi hingga 80 persen dalam semalam.
Ford juga menjual stasiun pengisian rumah yang lebih powerful, yang harus dipasang oleh teknisi listrik bersertifikat. Dengan perangkat tersebut, baterai Mach-E bisa bertambah hingga 28 mil range untuk setiap jam pengisian. Tersedia juga adapter agar Mach-E bisa mengisi daya di Tesla Supercharger.
Untuk model tahun lalu, EPA mencatat Mach-E RWD dengan baterai kecil mencapai 110 MPGe kota dan 96 MPGe jalan tol. Dengan baterai 88 kWh yang lebih besar, Ford diperkirakan akan mencatat angka efisiensi lebih tinggi untuk 2027, meski data resmi EPA belum dirilis saat artikel ini disusun.
Mustang Mach-E 2027 adalah SUV listrik kompak yang cepat, efisien, dan kabinnya lega untuk empat orang dewasa beserta bagasi. Bagi yang butuh kendaraan listrik harian dengan performa di atas rata-rata dan tidak terikat nostalgia V-8, Mach-E GT bisa jadi pilihan menarik.
Tapi jika Anda mencari sensasi berkendara Mustang sejati, terutama suara mesin dan karakter di jalan berkelok, Mach-E belum bisa menggantikannya. Car and Driver sendiri menyarankan Hyundai Ioniq 5 sebagai alternatif bagi yang tidak terikat emosi dengan nama Mustang dan ingin menghemat budget. Di segmen SUV listrik kompak, Ioniq 5 disebut sebagai pilihan teratas mereka.