BMW Vision CE Dipatenkan di India, Skuter Listrik dengan Rangka Pelindung Tanpa Helm

Penulis: Zulkifli Arief  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 10:04:31 WIB
BMW Motorrad mematenkan desain skuter listrik konsep Vision CE di India.

ACEH — BMW Motorrad mematenkan desain skuter listrik konsep Vision CE di India, membawa struktur rangka pelindung tubular dan sabuk pengaman empat titik yang memungkinkan pengendara berkendara tanpa helm. Paten ini belum menjamin versi produksi massal, dan BMW juga belum mengungkap spesifikasi baterai, tenaga, maupun harga. Teknologi self-balancing disebut menjadi kunci konsep ini.

Langkah BMW Motorrad mematenkan desain Vision CE di India pertama kali dilaporkan situs RushLane. Paten tersebut mencakup sejumlah elemen teknis konsep, dari struktur pelindung pengendara hingga sistem penyeimbang otomatis. Namun, pendaftaran paten tidak otomatis berarti skuter listrik ini bakal diproduksi massal atau dipasarkan di India.

Rangka Tubular Mengelilingi Tubuh Pengendara

Elemen paling mencolok dari Vision CE adalah struktur tubular yang membungkus posisi duduk pengendara. Rangka pelindung tersebut dirancang membantu melindungi kaki, pinggul, dan bahu ketika terjadi benturan atau kendaraan terjatuh.

BMW melengkapinya dengan sabuk pengaman empat titik untuk menahan tubuh pengendara di kursi. Sejumlah bagian rangka juga diberi bantalan guna mengurangi risiko cedera saat benturan terjadi.

Kombinasi rangka pelindung dan seat belt menjadi pendekatan BMW untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang berbeda dari skuter konvensional.

Klaim Tanpa Helm Tetap Terikat Aturan Jalan

Klaim berkendara tanpa helm pada Vision CE tidak serta-merta membebaskan pengendara dari kewajiban memakai helm di jalan raya. Penggunaan kendaraan tetap harus mengikuti aturan keselamatan yang berlaku di wilayah masing-masing.

Pesan ini penting mengingat konsep Vision CE diposisikan sebagai kendaraan masa depan, bukan kendaraan yang bebas dari regulasi lalu lintas.

Self-Balancing Bikin Motor Tetap Tegak Saat Berhenti

Selain perlindungan fisik, Vision CE mengusung teknologi self-balancing yang membuat motor tetap tegak ketika berhenti. Pengendara dirancang tidak perlu menurunkan kaki saat berhenti di lampu merah.

Sistem penyeimbang ini diperkirakan memakai sensor dan aktuator elektronik. BMW belum membeberkan cara kerja maupun spesifikasi teknis sistem tersebut secara terperinci.

Vision CE juga disebut berpotensi dilengkapi teknologi bantuan berkendara, termasuk perangkat pendeteksi potensi tabrakan. Rincian fitur untuk versi produksi masih belum diumumkan.

Spesifikasi dan Harga Masih Gelap

Hingga kini BMW belum mengungkap kapasitas baterai, tenaga motor listrik, jarak tempuh, kecepatan maksimum, maupun harga Vision CE. Jadwal produksi dan peluncurannya pun belum diketahui.

Dengan statusnya yang masih sebatas paten desain, Vision CE lebih tepat dibaca sebagai sinyal arah pengembangan BMW Motorrad di segmen skuter listrik ketimbang produk yang siap dijual dalam waktu dekat.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top