Chiricahua di Arizona Resmi Jadi Taman Nasional Ke-64 AS

Penulis: Zulkifli Arief  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 12:33:31 WIB
Formasi batuan riolit di Chiricahua National Monument, Arizona, yang resmi menjadi taman nasional ke-64 Amerika Serikat.

ACEH — Chiricahua National Monument di Pegunungan Chiricahua, Arizona, resmi menyandang status taman nasional ke-64 Amerika Serikat setelah Presiden Trump menandatangani undang-undang penetapannya pada Selasa (20/10/2026). Kawasan seluas 12.000 acre atau 4.856 hektare ini berjarak sekitar dua jam berkendara dari Tucson dan dikenal lewat formasi batuan riolit raksasa. Status baru ini menjadi penetapan taman nasional pertama di AS sejak New River Gorge pada 2020.

Menteri Dalam Negeri AS Doug Burgum menyebut penetapan status baru Chiricahua akan membawa perhatian nasional ke salah satu permata tersembunyi Arizona. Pernyataan itu disampaikan setelah upaya menjadikan kawasan tersebut taman nasional berlangsung bertahun-tahun.

"Penetapan ini menyorot salah satu permata tersembunyi Arizona di kancah nasional," kata Burgum dalam sebuah pernyataan.

Chiricahua sebelumnya dilindungi sebagai monumen nasional sejak 1924 pada masa pemerintahan Presiden Calvin Coolidge. Perubahan status menjadi taman nasional memberi kawasan ini tingkat perlindungan tertinggi dari pemerintah federal.

Formasi Batuan Riolit Sisa Letusan Purba

Daya tarik paling khas Chiricahua adalah formasi batuan riolit raksasa yang menjulang dengan bentuk unik. Bentang alam itu terbentuk akibat letusan gunung berapi pada masa purba, meninggalkan pilar-pilar batu yang jadi latar khas foto lanskap Arizona.

Kawasan ini juga dikenal sebagai ekosistem "Sky Island", istilah untuk pegunungan yang punya lingkungan berbeda dari wilayah sekitarnya. Perpaduan kondisi alam itu membuat Chiricahua menyimpan kekayaan hayati yang menarik untuk dijelajahi.

Pengamatan Burung hingga Jejak Suku Apache

Direktur Legislatif di National Parks Conservation, Christina Hazard, menyebut Chiricahua punya salah satu tempat pengamatan burung terbaik di dunia. Bagi pencinta satwa liar, kawasan ini menawarkan pengalaman mengamati karakter ekosistem pegunungan Arizona yang berbeda dari lanskap gurun lain di AS.

Nilai budaya juga melekat kuat. Chiricahua menjadi tanah leluhur suku Chiricahua Apache dan menyimpan warisan yang sudah ada jauh sebelum wilayah tersebut dijadikan kawasan lindung.

Cara Menuju Chiricahua dari Tucson

Chiricahua berada di Pegunungan Chiricahua, Arizona. Dari Tucson, pengunjung perlu berkendara sekitar dua jam untuk mencapai kawasan ini. Rute darat jadi satu-satunya opsi yang disebut dalam pemberitaan, sehingga menyewa kendaraan jadi langkah paling praktis bagi traveler yang datang dari luar Arizona.

Akomodasi dan Waktu Berkunjung

Informasi tarif masuk, jam operasional, dan kuota pengunjung belum disebut dalam bahan pemberitaan. Traveler sebaiknya mengonfirmasi langsung ke pengelola taman atau dinas pariwisata Arizona sebelum berangkat, terutama karena status baru sebagai taman nasional berpotensi mengubah aturan kunjungan.

Untuk penginapan, kota Tucson bisa jadi basis menginap dengan pilihan akomodasi lebih lengkap dibanding area sekitar pegunungan. Datang pagi hari memberi waktu lebih longgar untuk menelusuri jalur dan berfoto sebelum cuaca memanas.

Tips Berkunjung

Bawa perlengkapan trekking ringan, jaket, dan persediaan air cukup karena medan pegunungan bisa berbeda suhunya dari dataran gurun. Untuk pengamatan burung, siapkan binokular dan datang pada jam aktif satwa, umumnya pagi.

Hormati situs budaya Chiricahua Apache dengan tidak meninggalkan sampah dan mengikuti jalur resmi. Status taman nasional membuat kawasan ini kemungkinan menerapkan aturan perlindungan lebih ketat dibanding saat masih berstatus monumen.

Dengan luas 4.856 hektare dan lanskap yang padat formasi batu, Chiricahua idealnya disiapkan untuk kunjungan satu hari penuh dari Tucson. Traveler yang ingin merasakan ekosistem Sky Island sekaligus menyentuh jejak budaya Apache bisa menjadikan Chiricahua alternatif destinasi Arizona di luar kawasan gurun yang lebih ramai.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top