BANDA ACEH — Dua medali emas yang diraih Gebrina Najwa Andini di Kejurnas FORKI Bandung dan Kejuaraan Kapolri 2026 menjadi tiket emasnya untuk terbang ke Vietnam. Surat pemanggilan resmi bernomor 162/PB. FORKI-SEKJEN/VI/2026 diterbitkan PB FORKI pada Juni lalu, menegaskan posisi Wawa di skuad Merah Putih untuk ajang SEAKF yang digelar Juli mendatang.
Medali pertama ia rebut di Kejurnas FORKI di Bandung pada 9–12 Mei 2026, tepatnya di nomor Kata Perorangan Putri Under-21. Tak berselang lama, atlet binaan Perguruan Gabdika Aceh itu mengulang prestasi serupa di Kejuaraan Kapolri 2026 pada kategori yang sama.
Dari Bimbingan Ibu hingga Panggung PON
Perjalanan Wawa menembus level nasional tidak singkat. Ia pertama kali berlatih karate di bawah bimbingan langsung sang ibu, Nurnaningsih, yang juga aktif di dunia karate. Proses latihan konsisten di Perguruan Gabdika Aceh—di bawah naungan FORKI Kota Banda Aceh—membentuknya menjadi atlet yang dipercaya memperkuat kontingen Aceh di PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.
“Saat ini Wawa sedang menempuh pendidikan di STKIP Cimahi Pasundan, Jawa Barat. Meskipun harus membagi waktu antara studi dan latihan, semangatnya tidak pernah pudar,” ujar Ketua FORKI Aceh, Sulaiman, Senin (29/6/2026).
Harapan dari Banda Aceh untuk Vietnam
Ketua FORKI Kota Banda Aceh, Doni Deiriadi, menilai capaian Wawa menjadi bukti pembinaan karate di ibu kota provinsi itu berjalan berkesinambungan. “Semua harapan tertuju pada gadis muda asal Lampulo tersebut untuk kembali dengan kebanggaan dari Vietnam,” kata Doni. Kejuaraan SEAKF 2026 disebutnya menjadi kesempatan bagi Wawa menunjukkan bahwa Aceh mampu bersaing di kancah Asia Tenggara.
Wawa sendiri merupakan putri dari pasangan Irwandi dan Nurnaningsih. Ia kini tengah mempersiapkan diri di tengah kesibukan kuliahnya di Jawa Barat sebelum bertolak ke Vietnam pada Juli mendatang.