Pencarian

Bank Aceh Syariah Luncurkan Video Edukasi “Cek Dulu Sebelum Percaya” untuk Lawan Modus Penipuan Digital di Aceh

Selasa, 30 Juni 2026 • 03:48:31 WIB
Bank Aceh Syariah Luncurkan Video Edukasi “Cek Dulu Sebelum Percaya” untuk Lawan Modus Penipuan Digital di Aceh
Bank Aceh Syariah meluncurkan video edukasi “Cek Dulu Sebelum Percaya” untuk melawan penipuan digital di Aceh.

BANDA ACEH — Bank Aceh Syariah memperkuat upaya perlindungan konsumen dengan meluncurkan kampanye literasi digital bertajuk “Cek Dulu Sebelum Percaya”. Kampanye ini dihadirkan dalam bentuk video pendek yang mengilustrasikan berbagai modus penipuan yang kerap menyasar nasabah.

Video Edukasi Pakai Analogi Sederhana: Jangan Biarkan Orang Asing Masuk ke “Rumah” Data Pribadi

Dalam salah satu video, Bank Aceh menggunakan analogi rumah untuk menjelaskan bahaya memberikan akses data pribadi kepada pihak tak dikenal. “Jika seseorang tidak akan mengizinkan orang asing masuk ke rumah, membuka lemari, atau melihat isi rumah hanya karena dijanjikan hadiah, maka seharusnya masyarakat juga tidak memberikan akses terhadap data pribadi dan rekening kepada orang yang tidak dikenal,” demikian narasi yang disampaikan dalam video tersebut.

Pendekatan ini dipilih agar pesan mudah dicerna oleh masyarakat luas, termasuk mereka yang baru pertama kali mengenal istilah phishing atau social engineering.

Modus Penipuan yang Diwaspadai: Dari Hadiah Palsu hingga Tautan Phishing

Bank Aceh mengedukasi masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap panggilan telepon, pesan singkat, atau tautan mencurigakan yang mengatasnamakan bank, keluarga, atau institusi resmi. Beberapa modus yang diangkat dalam kampanye meliputi:

  • Penawaran hadiah palsu yang meminta data pribadi
  • Permintaan transfer dana darurat
  • Tautan phishing yang mengarahkan ke situs palsu
  • Permintaan verifikasi data dengan kedok pembaruan sistem

Imbauan Keras: Jangan Pernah Berikan PIN, OTP, atau Nomor Kartu ATM

Masyarakat diimbau untuk tidak pernah memberikan data pribadi, nomor kartu ATM, PIN, maupun kode One Time Password (OTP) kepada siapa pun. Pelaku penipuan, menurut Bank Aceh, umumnya memanfaatkan situasi ketika korban panik atau tergesa-gesa sehingga lengah dalam mengambil keputusan. “Jika menemukan hal yang mencurigakan, hentikan komunikasi, jangan klik tautan, dan lakukan konfirmasi melalui kanal resmi Bank Aceh,” demikian pesan yang disampaikan dalam video kampanye.

Kampanye Ini Bagian dari Financial Literacy Award 2026

Kampanye literasi digital tersebut merupakan karya Bank Aceh dalam ajang Financial Literacy Award 2026. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat perlindungan konsumen dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat di Aceh.

Bank Aceh juga mengajak seluruh karyawan dan nasabah untuk turut menyebarluaskan pesan edukasi dengan memberikan like, komentar, dan membagikan video kampanye di media sosial. Tujuannya, semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjaga keamanan data pribadi di era digital.

Video kampanye dapat diakses melalui akun Instagram, TikTok, dan YouTube resmi Bank Aceh Syariah.

Bagikan
Sumber: waspadaaceh.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks