Pencarian

Media Lokal di Aceh Didorong Siap Hadapi Disrupsi Digital, Komdigi: Mereka Lebih Dekat dengan Persoalan Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 • 16:15:31 WIB
Media Lokal di Aceh Didorong Siap Hadapi Disrupsi Digital, Komdigi: Mereka Lebih Dekat dengan Persoalan Warga

BANDA ACEH — Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendorong media lokal di Aceh agar tidak tertinggal dalam menghadapi perubahan ekosistem digital. Direktur Ekosistem Media Komdigi, Farida Dewi Maharani, menilai jurnalis daerah memiliki keunggulan karena dekat dengan masyarakat dan isu-isu lokal.

Kecepatan Media Lokal dalam Menemukan Persoalan

Menurut Farida, media lokal justru lebih cepat dalam mengidentifikasi masalah yang terjadi di daerahnya. Ketika isu tersebut disampaikan ke pusat, kata dia, akan menjadi perhatian pemerintah. “Teman-teman media lokal lebih cepat mengenali dan menemukan persoalan di daerah. Ketika isu-isu itu disampaikan ke pusat, maka akan menjadi perhatian pemerintah pusat,” ujar Farida di sela pembukaan workshop di Tropicollo, Banda Aceh, Jumat (24/7/2026).

Kedekatan geografis dan kultural membuat pemberitaan media lokal lebih relevan dengan kebutuhan pembaca. Farida menekankan, tidak semua konten harus sama dengan media nasional. “Kekuatan media lokal justru menjadi penopang bagi media nasional karena menghadirkan isu-isu yang dekat dengan masyarakat,” tambahnya.

Workshop sebagai Ajang Penguatan Kapasitas

Workshop yang diikuti puluhan jurnalis dari berbagai media di Aceh ini menjadi salah satu upaya Komdigi untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia di daerah. Farida menyebut, penguatan kapasitas jurnalis merupakan langkah penting agar insan pers mampu beradaptasi dengan perubahan ekosistem media yang terus berkembang.

“Kita berharap disrupsi teknologi ini dihadapi bersama-sama. Jangan sampai teman-teman di kota lebih siap, tetapi di daerah tidak siap. Teman-teman di daerah harus sama siapnya dengan yang di kota,” tegasnya.

Apa yang Membedakan Media Lokal?

Dalam paparannya, Farida menyoroti bahwa media lokal tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah. Dengan pemahaman mendalam terhadap budaya setempat, media lokal mampu menyajikan berita yang lebih kontekstual dan sesuai harapan warga.

Workshop ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Komdigi untuk memperkuat ekosistem media di daerah. Tribun Network sebagai mitra kerja sama turut menghadirkan narasumber yang membahas strategi bisnis media dan pemanfaatan teknologi digital.

Bagikan
Sumber: nukilan.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks