BANDA ACEH — Sebanyak 50 guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) di Aceh bakal mendapat kesempatan melanjutkan studi ke jenjang S-1 melalui program beasiswa yang dibuka Pemerintah Aceh. Program ini dikelola oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh untuk Tahun Anggaran 2026.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan https://s.id/daftarPGPAUD2026. Informasi lebih lanjut bisa diperoleh melalui email pic2.psdmk.bpsdma@gmail.com.
Skema RPL: Guru Tetap Bisa Mengajar Sambil Kuliah
Proses pendidikan direncanakan menggunakan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dengan sistem pembelajaran daring. Skema ini memungkinkan pengalaman kerja, kompetensi, serta pembelajaran yang telah diperoleh guru PAUD selama menjalankan tugas diakui sebagai bagian dari proses pendidikan.
Dengan sistem ini, peserta tetap dapat menjalankan aktivitas mengajar di satuan pendidikan masing-masing. Mereka tidak perlu meninggalkan kelas untuk mengikuti perkuliahan secara penuh waktu.
Persyaratan dan Dokumen yang Harus Disiapkan
Calon peserta diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen pendukung saat mendaftar. Dokumen tersebut meliputi Surat Pernyataan, Surat Rekomendasi dari Bunda PAUD Kabupaten/Kota tempat mengajar, serta Surat Rekomendasi dari Kepala Sekolah.
Persyaratan dan jadwal pelaksanaan seleksi dapat dilihat melalui pengumuman resmi yang disediakan BPSDM Aceh. Panitia mengimbau calon peserta untuk membaca seluruh ketentuan sebelum mengisi formulir pendaftaran.
Target: Lahirkan Guru PAUD Kompeten dan Berintegritas
Program ini bertujuan meningkatkan kualifikasi akademik dan kompetensi tenaga pendidik PIAUD di Aceh. Pemerintah Aceh mengajak seluruh guru PAUD yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan program tersebut sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dalam memberikan layanan pendidikan anak usia dini.
Pemerintah Aceh berharap program ini mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan PAUD secara berkelanjutan sekaligus melahirkan tenaga pendidik yang kompeten, berintegritas, dan berdedikasi dalam membangun generasi Aceh yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.